Manado, - Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo membuka secara resmi Kongres Trisakti Ke-XX Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang dilaksanakan di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Rabu (15/11/2017) Manado. Pembukaan ditandai dengan pemukulan tentengkoreng oleh presiden Jokowi sambil disaksikan Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Ketua Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Chrisman Damanik.
Dalam sambutannya Presiden Jokowi memberikan semangat kepada ribuan peserta kongres yang mengusung tema Meneguhkan Masa Depan Indonesia Berdasarkan Pancasila Di Era Asia Pasifik . Orang nomor satu di Indonesia ini mengingatkan kepada peserta kongkres untuk tetap menjaga persatuan dalam menghadapi persoalan bangsa. Diantaranya tentang Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni.
"Mengapa saya menetapkan Hari Lahir Pancasila menjadi hari besar nasional ? Karena Pancasila adalah bagian dari sejarah bangsa dan sangat mendasar yang merupakan ideologi negara”, kata Jokowi.
Dirinya (Jokowi,red) juga menjelaskan tentang pentingnya pembangunan infrastruktur di Indonesia. Menurutnya, pembangunan tidak hanya fokus di Pulau Jawa saja. Sebagai negara besar dengan ribuan pulau dan berpenduduk 250 juta, pembangunan infrastruktur dari Sabang sampai Merauke menjadi salah satu solusi untuk menghubungkan semuanya.
"Kenapa kita bangun infrastruktur besar besaran? Infrastruktur dibangun bukan hanya masalah ekonomi, tetapi infrastruktur itu untuk menyatukan negara Indonesia. Kita punya airport di Aceh dan daerah lainnya sehingga orang Aceh bisa ke Papua Tanpa infrastruktur bagaimana kita satukan suku”, ujar Jokowi.
Di tempat yang sama, Gubernur Olly Dondokambey, SE mengatakan, kedatangan Presiden Jokowi ke Sulut sangat diapresiasi masyarakat bumi nyiur melambai.
"Selamat datang di bumi nyiur melambai. Kedatangan bapak presiden suatu penghargaan bagi kami”, kata Olly.
Menurut Olly, Kongres Trisakti Ke-XX GMNI di Manado menjadi momentum bersejarah. Di samping itu, dia juga menyinggung dipilihnya Graha Gubernuran sebagai lokasi kegiatan kongres bukanlah tanpa alasan. Hal itu untuk memberikan kesempatan kepada GMNI dan pihak lainnya memanfaatkan gedung milik pemerintah.
"Graha Gubernuran ini adalah fasilitas pemerintah. Kami memberikan kesempatan kepada GMNI dan masyarakat untuk menggunakan fasilitas ini”, ungkapnya lalu disambut tepuk tangan ribuan peserta kongres.
Diketahui sebelumnya Presiden RI ir Joko Widodo usai mengikuti KTT ASEAN Ke-31 di Manila, Filipina dan langsung terbang ke Manado. Rombongan presiden tiba di Bandara Samratulangi, Rabu (15/11/2017) pada Pukul. 01:30 Wita yang dijemput langsung oleh Gubernur Olly Dondokambey beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut, beserta sejumlah pejabat dilingkup pemprov Sulut.
Turut hadir pada Kongres Trisakti Ke-XX GMNI ini sejumlah pejabat negara seperti Sekretaris Kabinet Kerja Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Wakil Gubernur Drs Steven O E Kandouw, Ketua DPRD Andrei Angouw, bupati dan walikota, jajaran Forkopimda dan peserta kongres XX GMNI dari seluruh Indonesia.
(ADVETORIAL/BIRO PROTOKOL KOMUNIKASI DAN KERJASAMA PEMPROV SULUT)





