Penutupan kegiatan ini diawali dengan sambutan Ketua Umum Panitia Pelaksana Syerly Adelyn Sompotan (SAS). Dalam sambutannya Sompotan menyampaikan terima-kasih kepada semua pihak yang terlibat sejak pembukaan kegiatan sampai pada penutupan ini.
"Enam hari lamanya Kota Tomohon telah memberikan catatan sejarah baru dengan digelarnya kejuaraan tinju berskala nasional dan lomba Tari Maengket se-Sulut. Tentunya ini karena keterlibatan aktif masyarakat Kota Tomohon tercinta yang mendukung kegiatan ini dengan penuh sukacita dan penuh semangat sebagai tuan dan nyonya rumah yang baik", ungkapnya.
Menurutnya, kendati sejak persiapan, pembukaan sampai pada penutupan kegiatan ada sejumlah kekurangan yang mungkin ditemui dirinya menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak.
"Kiranya kekurangan itu dapat ditinggalkan untuk dapat menjadi evaluasi kami panitia dalam kegiatan olahraga dan seni budaya kedepan yang lebih baik lagi", ujar SAS.
Menurutnya, kendati sejak persiapan, pembukaan sampai pada penutupan kegiatan ada sejumlah kekurangan yang mungkin ditemui dirinya menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak.
"Kiranya kekurangan itu dapat ditinggalkan untuk dapat menjadi evaluasi kami panitia dalam kegiatan olahraga dan seni budaya kedepan yang lebih baik lagi", ujar SAS.
"Apresiasi yang setinggi-tinggnya kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon, jajaran PP Pertina, Jajaran Polda Sulut, jajaran TNI, Dharmawati Polda Sulut, Jajaran Pemkot Tomohon, atlit lokal dan nasional, para wasit dan tim juri, seluruh peserta tari maengket serta sponsor dan pendukung acara", tambahnya.
Sementara, Ketua Pengurus Pusat Persatua Tinju Amatir (PP Pertina) Jhoni Asadoma saat menutup kegiatan mengharapkan dari kejuaraan ini akan menjadi suatu pelajaran bagi petinju dan pelatih untuk mengevaluasi penampilan para petinjunya.
Sementara, Ketua Pengurus Pusat Persatua Tinju Amatir (PP Pertina) Jhoni Asadoma saat menutup kegiatan mengharapkan dari kejuaraan ini akan menjadi suatu pelajaran bagi petinju dan pelatih untuk mengevaluasi penampilan para petinjunya.
"Para atlit perlu terus berlatih sehingga pada masa-masa mendatang teknik dan taktik bertinjunya semakin baik dan dapat mencapai prestasi yang lebih baik lagi", katanya.
Dirinya berharap ajang ini bukan menjadi satu hiburan tapi dapat merangsang dan memotivasi para remaja, pemuda-pemudi untuk dapat berlatih tinju. Kepada orangtua tidak perlu ragu untuk mendorong anak-anaknya untuk berprstasi dibidang olahraga", tutup Wakapolda Sulut ini. (Chici)
Dirinya berharap ajang ini bukan menjadi satu hiburan tapi dapat merangsang dan memotivasi para remaja, pemuda-pemudi untuk dapat berlatih tinju. Kepada orangtua tidak perlu ragu untuk mendorong anak-anaknya untuk berprstasi dibidang olahraga", tutup Wakapolda Sulut ini. (Chici)




