Notification

×

Iklan

Gelar Simulasi Siaga Bencana, Kandouw : Sulut Selalu Siap Dan Sigap

Saturday, August 11, 2018 | 06:01 WIB Last Updated 2018-08-12T19:02:14Z
Sulut,- Guna melatih kesigapan, sekaligus memberi edukasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) saat menghadapi bencana gempa bumi dan kebakaran, pemerintah provinsi Sulawesi Utara menggelar simulasi siaga bencana, Jumat (10/08/2018) di Kantor Gubernur Sulut.
 

Simulasi itu digelar dengan beberapa adegan. Mula-mula, para ASN dan THL berhamburan keluar gedung sambil melindungi kepalanya setelah mendengar bunyi sirine terjadinya gempa bumi dan kebakaran.
 

Tak berhenti sampai di situ. Simulasi penanganan korban bencana gempa bumi ini juga diwarnai dengan adegan evakuasi korban dari atap gedung. Ada dua orang yang berperan sebagai korban terjebak di atas gedung dan harus diselamatkan oleh petugas dengan cara turun menggunakan tali.
 

Wakil Gubernur Drs Steven O E  Kandouw yang turut serta dalam simulasi itu menilai simulasi penanganan bencana sangat penting dilakukan. Selain untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu bisa datang, simulasi juga bisa mengurangi angka korban yang ditimbulkan gempa bumi.
 

"Ini untuk menyadarkan kita semua, responsif ketika menghadapi bencana dengan melakukan simulasi evakuasi bencana," kata Kandouw diselah-selah kegiatan.
 

Dirinya menyebutkan pelatihan penanganan bencana harus dilakukan teratur agar semua pihak selalu siap menghadapi bencana.
 

"Penangggulangan bencana harus holistik termasuk pelatihan bersama pihak lainnya seperti Basarnas," terangnya.
 

Kandouw berharap, tim dapat selalu siaga menghadapi ancaman bencana yang akan terjadi di Sulut. Seluruh stakeholders selalu siap dan sigap jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
 

“Dan semoga kita semua lebih meningkatkan lagi kordinasi serta komunikasi. Sehingga saat ada bencana baik itu, gempa, kebakaran maupun bencana alam lainnya, dapat kita atasi bersama-sama,” ujarnya.
 

Diketahui, simulasi gempa bumi dan kebakaran ini diikuti Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edison Humiang, BPBD Sulut, Basarnas, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran dan Palang Merah Indonesia (PMI). (*/ven)

 
×
Berita Terbaru Update