Notification

×

Iklan

Guru Dituntut Miliki Kopetensi Sesuai Perkembangan Zaman

Sunday, November 25, 2018 | 23:55 WIB Last Updated 2018-11-27T00:43:25Z
Bitung,- HUT Ke-73 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional tahun 2018 mengingatkan tantangan pendidikan di abad XXI  yang semakin berat. Hal itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulut Drs Edison Humiang, MSi saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Nasional Muhadjir Effendi, pada peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional, Minggu (25/11/18) di kota Bitung.

Humiang menyampaikan, tema  Hari  Guru  Nasional  tahun  2018  adalah  “Meningkatkan  Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad XXI” mengingatkan akan peningkatan profesionalisme menyangkut sikap mental dan komitmen para guru untuk selalu meningkatkan kualitas agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan zaman.

"Revolusi industri keempat yang sudah merambah ke semua sektor harus disikapi dengan arif karena telah mengubah peradaban manusia secara  fundamental. Untuk itu, diperlukan guru yang profesional; guru yang mam memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang supercepat tersebut  untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar pada setiap satuan  pendidikan dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia (SDM)  yang unggul dengan kompetensi global," urainya.

Menurutnya, dalam rangka perluasan akses, pemerataan mutu, dan  percepatan terwujudnya guru profesional, pada tahun yang akan datang Kemendikbud akan menerapkan Kebijakan Sistem Zonasi. Kebijakan Sistem Zonasi diharapkan akan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh tanah air. 

“Sistem zonasi tersebut diharapkan akan memudahkan penanganan dan pengelolaan guru, mulai dari distribusi, peningkatan kompetensi, pengembangan karir, dan penyaluran bantuan penyelenggaraan berbagai  kegiatan yang dilakukan  oleh  guru, kepala sekolah, dan pengawas  sekolah. Kegiatan-kegiatan itu dapat dilakukan melalui kegiatan di kelompok/musyawarah kerja guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah”, tutup Humiang. (*/ven)





×
Berita Terbaru Update