Dalam sambutannya Mantiri mengingatkan kembali mengenai tema nasional yang di angkat kementerian pendidikan dan kebudayaan untuk hardiknas adalah menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan, serta subtemanya adalah membumikan perguruan tinggi, meningkatkan SDM Indonesia.
"Oleh sebab itu bersama pemerintah dan akademis perguruan tinggi kita perlu mendorong pendidikan sebagai agenda publik dan salah satunya melalui Kuliah Kerja Terpadu", kata Mantiri.
Dirinya berharap agar agenda KKT tidak terbatas untuk memenuhi kurikulum, melainkan memberi perhatian pada upaya-upaya untuk semakin meneguhkan komitmen dan secara bersama merawat dan mewujudkan kemandirian warga.
"Mendukung pemberdayaan pemuda untuk mengambil peran strategis dalam proses transformasi sosial, budaya, politik, dan ekonomi di tengah masyarakat", ujarnya.
Iapun memberi apresiasi atas pelaksanaan KKT Unsrat Angkatan-119 yang telah belajar langsung melalui dinamika kehidupan masyarakat dengan mengimplementasikan Ilmu Penghetahuan Dan Teknologi (IPTEK) yang dimiliki.
"Apresiasi yang tinggi karena perencanaan dan pelaksanaan KKT Unsrat Angkatan-119 benar-benar di arahkan pada hal-hal yang kami harapkan", tutup Mantiri.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Pusat Pengelolaan Dan Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (P3KKN), Dr Ir Rignolda Djamaludin, MSC, Para camat dan lurah Lembeh Selatan dan Lembeh Utara serta mahasiswa peserta KKT. (*/mm)
