Notification

×

Iklan

Eksekutor Steven Indy Masih Buron, Kadivkam LSM GMBI Warning Baiknya Para Pelaku Segera Serahkan Diri

Saturday, February 8, 2020 | 03:16 WIB Last Updated 2020-02-08T11:01:02Z
SAMBIRIN: Kalau Laki-laki Berani Berbuat, Berani Bertanggung Jawab


Minut,- Para pelaku pembunuhan terhadap almarhum Steven Indy (30-an), warga Kelurahan Rap-rap Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara (Minut) masih terus diburu Polres Minut.

Kendati sudah ada penahanan terhadap satu tersangka, baca: Eksekutor Pembunuhan Airmadidi Masih Buron, Ketua LSM GMBI Support Kinerja Polres Minutnamun sampai berita ini dipublish polisi masih terus melakukan pengejaran kepada dua (2) tersangka lainnya yang masih buron (dalam pelarian).

"Terduga pelaku berinisial R sudah menyerahkan diri keesokan harinya. Oleh Penyidik, sudah di BAP. Sementara, kami menduga pelaku ada 3 orang," ujar Kapolres Minut di berita kemarin, Rabu (05/02/2020.

Informasi yang beredar, pelarian para pelaku pembunuhan Ketua LSM GMBI Kecamatan Aimadidi ini diduga difasilitasi, sehingga dapat dengan mudah berpindah-pindah tempat.

Namun berkat lintas kordinasi yang matang antara Polres Minut dan Polda Sulut serta kepolisian di wilayah (rahasia demi mempermidah proses penyergapan), maka keberadaan kedua terduga pelaku pembunuhan almarhum Steven Indy, sudah terendus.

"Bagi para pelaku yang masih buron, saya harap sebaiknya menyerahkan diri saja secara baik-baik, daripada ditangkap petugas nanti," pesan Kapolres Minut.
Terpisah, Ketua LSM GMBI Wilayah Teritorial Sulawesi Utara (Wiltar Sulut), Howard Hendrik Marius SE melalui Kepala Divisi Keamanan GMBI Wilter Sulut, Panglima Jimmy Sambiran menngimbau, sebaiknya para pelaku segera menyerahkan diri saja kepada aparat.

"Menyerahkan diri baik-baik, itu satu-satunya jalan kalian, karena sembunyi dimanapun pasti polisi temukan," pinta Sambiran, Jumat (07/02/2020).

Himbauan ini, kata Sambiran, mengingat selain lingkup kepolisian bersifat vertikal dan ada dimana-mana, pihak LSM GMBI Wilter Sulut juga sudah berkordinasi dengan DPP LSM GMBI serta semua mitra LSM nasional ini. 

"Sekali lagi, menyerah saja, sebab syukur-syukur kalau Polisi yang duluan menangkap kalian. Kalau kalian laki-laki, berarti berani berbuat, berani bertanggung jawab. Jadi kami ingatkan lagi, jangan sampai kami yang tangkap," tukas lelaki bertubuh kekar yang akrab dengam sapaan Pex itu.

Terkait isu beredar yang mana para pelaku pembunuhan ada campur tangan orang berpengaruh, Sambiran mengaku tidak perduli.

"Siapapun yang ada dibelakang kasus ini, kami tidak gentar. Kami selalu siap mendampingi Polres Minut menyelesaikan kasus yang tergolong Ekstra Ordinary Crime ini sampai tuntas. Kami juga akan mengawal kasus ini di Pengadilan Negeri Minahasa Utara, hingga putusan pengadilan. Saya minta kepada seluruh pasukan GMBI agar tetap tenang dan percayakan semua kepada pihak yang berwajib. Polisi adalah mitra LSM GMBI," tandas Sambiran. (Baker)





×
Berita Terbaru Update