Notification

×

Iklan

Bakso dan Nugget Bisa Tingkatkan Income

Thursday, November 19, 2020 | 04:52 WIB Last Updated 2021-11-25T14:50:30Z

Penulis:
Ir Meity R Imbar, MP
Ir Youdhie H S Kowel,MSi

Pengolahan daging menjadi salah satu alternatif dalam rangka peningkatan sumber pendapatan (income) masyarakat karena konsumsi daging di Sulawesi Utara sangat tinggi disaat ini.

Keinginan pemerintah untuk meningkatkan konsumsi protein hewani asal ternak perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Hal yang mendasari pelaksanaan kegiatan TIM PKM yang terdiri dari Ir Meity R Imbar, MP  MP dan Ir Youdhie H S Kowel, MSi yaitu di kota Manado banyak ditemukan penjaja makanan terutama bakso yang dari segi mutu, kualitas dan kebersihan masih dipertanyakan.

Jajanan bakso begitu banyak diminati, bukan hanya orang dewasa saja tapi hingga anak-anak. 

Berbahan baku daging ayam, sapi, babi dan juga ikan, dengan kandungan protein hewani ini akan sangat membantu untuk membangun manusia Indonesia melalui pemenuhan gizi masyarakat.

Tim PKM Fakultas Perternakan Unsrat Manado, melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelompok Wanita Kaum Ibu  GMIM Bukit Zaitun Wilayah Manado Utara 1 di kelurahan Singkil Satu, kecamatan Singkil, Manado.

PKM ini bertujuan untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sekaligus dapat meningkatkan kemampuan para wanita kaum ibu dalam variasi menu keluarga. Dengan membuat bakso dan nugget sekaligus dapat dikomersialkan untuk jajanan sehingga menambah income keluarga.

Materi pelaksanaan PKM berupa penyuluhan dan demonstrasi pembuatan Bakso dan Nugget berbahan dasar daging ayam dan babi dilakukan langsung oleh mereka yang kompeten sesuai bidang keahlian yakin dari Tim dari Laboratorium Teknologi hasil Ternak Christien Junus, SPt dan Dr  Ir Sofi Sembor.

Kegiatan PKM dilaksanakan di Gereja GMIM Bukit Zaitun, usai Ibadah Wanita Kaum Ibu Aras Jemaat dengan diketuai oleh Ibu Pnt Dina Carlos Sondang.

Sebelum dilakukan penyuluhan, para ibu ibu mengikuti Ibadah dilayani oleh ketua Jemaat Pdt Stevi Rompas, STh.

Pada kesempatan itu juga pendeta mengajak ibu-ibu untuk sealalu dapat menyiapkan hidangan yang bergizi pada keluarga agar dapat mempererat ikatan cinta kasih diantara suami istri, mama dan anak.

Kegitan ini mendapat perhatian khusus dari kelompok kaum ibu, hal ini dibuktikan dengan kehadiran peserta yang cukup banyak namun tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu menjaga jarak dan menggunakan masker.

Peserta penyuluhan dan demonstrasi begitu antusias dalam mengikuti materi yang diberikan, karena kegiatan seperti ini baru pertama kali diterapkan kepada wanita kaum ibu di Jemaat Bukit Zaitun Singkil Satu.

Tim sangat berharap kegiatan ini akan bermanfaat bagi Wanita Kaum Ibu yang ada sehingga dari waktu ke waktu ibu-ibu akan memiliki keterampilan dalam rangka menunjang keharmonisan dan kesejahteraan keluarga. 


×
Berita Terbaru Update