Notification

×

Iklan

Walikota Wenny Gaib Ajak Maknai Peristiwa Merah Putih Lewat Kerja Nyata

Tuesday, February 17, 2026 | 23:58 WIB Last Updated 2026-02-17T15:58:07Z
Foto: Istimewa


MANADO, Komentar.co -
Semangat patriotisme kembali berkobar di Lapangan KONI Sario, Manado, saat jajaran pemerintah dan elemen masyarakat memperingati Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946, Sabtu (14/2/2026).

Hadir dalam upacara khidmat tersebut, Walikota Kotamobagu, Wenny Gaib, yang mengajak seluruh pihak menjadikan momentum sejarah ini sebagai pemacu semangat pembangunan daerah.

Upacara peringatan dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala daerah se-Sulawesi Utara, personel TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat.

Prosesi diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diikuti dengan pembacaan kilas balik sejarah heroik rakyat Sulawesi Utara dalam mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia dari tangan penjajah 80 tahun silam.

Wali Kota Kotamobagu, Wenny Gaib, dalam keterangannya usai upacara menyampaikan bahwa peringatan ini tidak boleh berhenti pada tataran seremonial belaka. Menurutnya, esensi dari perjuangan para pahlawan adalah pengorbanan dan cinta tanah air yang harus diimplementasikan dalam kerja nyata.

“Semangat Merah Putih harus terus menyala dalam hati kita. Dari perjuangan para pahlawan, kita belajar tentang keberanian, pengorbanan, dan cinta tanah air. Nilai-nilai inilah yang harus kita aktualisasikan dalam membangun daerah dan melayani masyarakat,” tegas Wenny Gaib di hadapan awak media.

Peristiwa 14 Februari 1946 sendiri merupakan catatan emas sejarah di Sulawesi Utara, di mana para pejuang berhasil merebut kekuasaan dari tentara NICA dan mengibarkan bendera Merah Putih sebagai simbol kesetiaan kepada NKRI.

Kehadiran Wenny Gaib dalam agenda tingkat provinsi ini juga mempertegas komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu untuk terus mempererat sinergi antardaerah.

Dengan semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu, diharapkan kolaborasi di Sulawesi Utara semakin kuat demi kesejahteraan masyarakat luas.

Seluruh rangkaian upacara ditutup dengan penghormatan khusus kepada arwah para pahlawan. Suasana tertib dan penuh haru menyelimuti lapangan, menandakan besarnya apresiasi generasi masa kini terhadap harga sebuah kemerdekaan. (Feky)




×
Berita Terbaru Update