![]() |
| Pembukaan Kejuaraan Terbuka Tinju Amatir Piala Bupati Sangihe 2026 di GOR Membara, Senin (13/4) malam. |
SANGIHE, Komentar.co - Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi menjadi panggung persaingan atlet tinju dari berbagai penjuru tanah air. Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, membuka secara resmi Kejuaraan Terbuka Tinju Amatir Piala Bupati Sangihe 2026 yang berlangsung meriah di GOR Membara, Tahuna, Senin (13/4/2026) malam.
Kejuaraan ini diikuti para atlet yang datang tidak hanya dari kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, tetapi juga utusan dari luar daerah seperti Manokwari, Makassar, Palu, hingga Pulau Jawa.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menekankan bahwa ajang ini merupakan momentum penting bagi atlet lokal untuk melakukan "transfer ilmu" dengan petinju luar daerah.
Ia berharap para atlet Sangihe dapat menyerap pengalaman bertanding guna meningkatkan kualitas teknik di atas ring.
"Piala Bupati Sangihe ini merupakan salah satu ajang persiapan strategis menghadapi PON Beladiri yang akan diselenggarakan di Sulawesi Utara pada bulan Juli mendatang," ujar Bupati Thungari di hadapan para atlet dan official.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada perangkat pertandingan dan wasit agar menjunjung tinggi nilai sportivitas.
"Kami menitipkan masa depan para atlet di kejuaraan ini. Kepada para wasit, tolong menilai dengan adil dan objektif," tegasnya.
Sementara, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulut, Rini Mamahit, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe dan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sangihe.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Mamahit, Gubernur menegaskan bahwa olahraga adalah investasi Sumber Daya Manusia (SDM).
"Sangihe memiliki sejarah panjang dalam melahirkan atlet hebat. Melalui ring GOR Membara ini, kita ingin mencetak the next champion yang mampu berbicara di tingkat nasional hingga internasional," ujar Mamahit mengutip pesan Gubernur.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Sulut menekankan bahwa pembangunan SDM yang berkualitas melalui olahraga adalah kunci kemajuan daerah yang berkelanjutan.
Para atlet diingatkan bahwa persaudaraan jauh lebih abadi dibandingkan persaingan di atas ring.
Acara pembukaan turut dihadiri Ketua TP PKK, Cherry Sandica Thungari-Soeyoenus, S.E, Wakil Bupati Tendris Bulahari bersama Sekretaris TP PKK, Agnes L. P. Bulahari Walukow, S.E, Forkopimda Sangihe, Sekdakab Kepulauan Sangihe, pimpinan OPD, serta pengurus Pertina.
Masyarakat pecinta olahraga tinju di Tahuna maupun yang datang dari luar Sangihe tampak memadati tribun GOR Membara untuk memberikan dukungan langsung kepada para atlet kebanggaan mereka.
Dengan dimulainya kejuaraan ini, Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah potensial bagi lahirnya talenta-talenta tinju berbakat di Indonesia Timur. (Advetorial)






