Notification

×

Iklan

Kemnaker Kawal Investasi Bermutu demi Perluasan Lapangan Kerja

Friday, July 3, 2026 | 21:45 WIB Last Updated 2026-07-03T13:45:19Z
Wamenaker, Afriansyah Noor saat diwawancarai disela-sela peresmian fasilitas produksi baru milik PT Givaudan Indonesia, Jumat (3/7). Foto: Biro Humas Kemnaker


JABAR, Komentar.co -
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI menegaskan komitmennya dalam memastikan setiap investasi yang masuk ke tanah air mampu memberikan dampak konkret terhadap pembukaan lapangan kerja yang bermutu.

Langkah ini untuk mengimbangi pertumbuhan sektor bisnis dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat luas.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor, saat meresmikan fasilitas produksi baru milik PT Givaudan Indonesia di Kawasan GIIC, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Jumat (3/7/2026).

"Setiap investasi baru memiliki makna strategis bagi pemerintah dalam upaya perluasan kesempatan kerja. Fokus kita adalah memastikan agar pertumbuhan dunia usaha berbanding lurus dengan ketersediaan lapangan kerja yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia," kata Afriansyah.

Afriansyah menjelaskan bahwa proyek ekspansi teranyar yang dikenal sebagai Proyek Kartini ini akan menjadi salah satu parameter pemerintah dalam memantau realisasi penyerapan tenaga kerja lokal. Berdasarkan data awal ekspansi, fasilitas baru tersebut telah menyerap 60 pekerja dan ditargetkan mampu menampung sekitar 400 tenaga kerja pada fase operasional berikutnya.

Pemerintah pun meminta agar komitmen penambahan staf ini direalisasikan secara terukur. Di samping fokus pada kuantitas lapangan kerja, Kemnaker juga memberikan catatan penting terkait pemenuhan hak-hak pekerja.

PT Givaudan Indonesia diimbau untuk mematuhi regulasi ketenagakerjaan secara konsisten, mulai dari implementasi sistem pengupahan yang adil hingga pemberian hak normatif karyawan. Guna menjaga stabilitas operasional, Afriansyah turut mendorong manajemen untuk memperkuat komunikasi bipartit dengan serikat pekerja setempat, yakni SPKEP SPSI PT Givaudan Indonesia.

Sinergi yang harmonis dinilai menjadi kunci utama keberlanjutan iklim usaha.

"Pemerintah terus mendorong agar setiap entitas bisnis, termasuk PT Givaudan Indonesia, mengedepankan prinsip bahwa keberhasilan investasi harus memberikan manfaat luas, terutama bagi kesejahteraan pekerja dan masyarakat sekitar," tutup Afriansyah. (*/red)




×
Berita Terbaru Update