![]() |
| Workshop Persiapan Pembukaan PPDS THT-KL Fakultas Kedokteran Unsrat Kampus Malalayang, Kota Manado, Senin (19/10). Foto: Istimewa |
MANADO, Komentar.co - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dan LPK Kolegium Kesehatan Telinga, Hidung, Tenggorokan, Bedah Kepala Leher (THT-KL) dalam mempersiapkan pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 (PPDS) THT-KL.
Dukungan tersebut ditegaskan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, saat membuka Workshop Persiapan Pembukaan PPDS THT-KL di Ruang Akreditasi Fakultas Kedokteran Unsrat Kampus Malalayang, Kota Manado, Senin (19/10/2026).
Kehadiran program studi spesialis baru ini dinilai menjadi lompatan besar untuk memperkuat fondasi layanan medis dan pendidikan kedokteran di wilayah Indonesia Timur.
Wagub Victor Mailangkay menegaskan bahwa pelaksanaan workshop ini bukan sekadar pemenuhan aspek formalitas administrasi maupun kurikulum akademik belata. Lebih dari itu, agenda ini merupakan bagian dari cetak biru proses besar dalam membangun kapasitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang andal di Sulawesi Utara.
"Kehadiran program studi spesialis ini diharapkan dapat memperkuat pendidikan kedokteran sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan sesuai dengan dinamika perkembangan teknologi medis masa kini," ujar Wagub Victor di hadapan civitas akademika Unsrat.
Menurutnya, akselerasi pembangunan sektor kesehatan di daerah sangat bergantung pada ketersediaan tenaga medis spesialis yang kompeten. Terlebih untuk menangani gangguan kesehatan spesifik pada area telinga, hidung, tenggorokan, serta bedah kepala dan leher yang kebutuhannya terus meningkat.
Oleh karena itu, eksistensi PPDS THT-KL di kampus Unsrat dipandang sangat vital dan strategis untuk membentuk ekosistem pendidikan, riset ilmiah, dan pelayanan kesehatan terpadu yang berpusat di kawasan timur Indonesia.
Agar lulusan yang dihasilkan memiliki daya saing tinggi, Pemprov Sulut meminta seluruh jajaran pembentuk prodi untuk melakukan persiapan secara matang dan komprehensif. Ia menekankan pentingnya memenuhi standar nasional dan internasional yang mencakup lima aspek utama, meliputi kesiapan tenaga pendidik, kurikulum, sarana prasarana, rumah sakit pendidikan, hingga tata kelola program studi.
Menutup sambutannya, Wagub Victor menyatakan bahwa Pemprov Sulut berkomitmen penuh untuk terus memberikan stimulan dan dukungan regulasi sesuai dengan kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah. Sinergi ini ditujukan demi mencetak jajaran dokter spesialis baru yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki integritas tinggi, menjunjung etika profesi, serta siap memberikan pelayanan pengabdian terbaik bagi masyarakat luas. (*/ven)
Post Views: 2483
