Notification

×

Iklan

Gedung Rawat Inap Lama Rusak Parah, RSUD Liung Paduli Butuh Penanganan dan Perbaikan Cepat!

Friday, October 2, 2026 | 13:12 WIB Last Updated 2026-10-02T05:12:31Z
Dokumentasi: Komentar.co


SANGIHE, Komentar.co -
Kondisi fasilitas medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liung Paduli yang berlokasi di Jalan Naha-Petta, Kampung Naha, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe menuai sorotan tajam dari masyarakat karena dinilai mengganggu kenyamanan dan tidak optimalnya fasilitas penunjang terhadap pasien yang tengah menjalani perawatan medis.

Kerusakan parah pada infrastruktur gedung rawat inap lama dan terbatasnya fasilitas alat, seperti ranjang pasien pun sering menjadi keluhan masyarakat dan pasien belakangan ini.

Direktur RSUD Liung Paduli, dr. Samuel Pontoh, M.Kes, mengonfirmasi bahwa kerusakan infrastruktur di rumah sakit sudah mencapai kisaran 40 persen. Tingkat kerusakan yang masif ini memaksa manajemen menutup total seluruh operasional gedung rawat inap lama. Saat ini, pelayanan rawat inap terpaksa dialihkan dan dipusatkan hanya pada gedung baru yang kondisinya masih layak.
Dokumentasi: Komentar.co


Kerusakan struktural terlihat jelas pada beberapa bagian vital bangunan, meliputi plafon yang jebol, dinding retak, serta lantai dan tehel keramik yang pecah-pecah.

"Kerusakan yang ada di Rumah Sakit Liung Peduli ini berdampak terhadap pelayanan Kesehatan kepada masyarakat," kata Direktur Rumah Sakit Liung Peduli dr. Samuel Pontoh, M.Kes., saat ditemui Komentar.co, Kamis (1/10/2026).

Kondisi ini diperparah dengan terbatasnya ketersediaan fasilitas penunjang medis, hospital bed.

"Saat ini, kapasitas tempat tidur pasien yang layak pakai di rumah sakit tersebut hanya tersisa 24 unit," ungkapnya.

Sebagai langkah penanganan, manajemen RSUD Liung Paduli telah melayangkan surat resmi ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Sangihe sejak beberapa bulan lalu. Pihak rumah sakit kini tengah menunggu tim teknis Dinas PUPR untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan uji kelayakan struktur bangunan, mulai dari pondasi, dinding, hingga kolom ring balok, sekaligus menghitung total anggaran rincian kerusakan.

Manajemen berharap proses renovasi dan perbaikan fasilitas kesehatan ini dapat segera direalisasikan oleh pemerintah daerah. Percepatan perbaikan dinilai sangat mendesak demi memulihkan pemenuhan hak pelayanan kesehatan yang optimal, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe. (Yansa)


Post Views: 2379

Iklan

×
Berita Terbaru Update