Notification

×

Iklan

Gubernur Olly Harap TPID Tetap Jaga Stabilitas Inflasi

Thursday, November 22, 2018 | 01:55 WIB Last Updated 2019-12-16T14:50:15Z
Sulut,- Mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok yang biasanya terjadi menjelang Hari Natal dan Tahun Baru, pihak Bank Indonesia bekerja sama dengan pemerintah daerah melaksanakan Rapat Koordinasi Hight Level Meeting TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah), Rabu (21/11/2018) di kantor cabang Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen membuka langsung kegiatan yang dihadiri oleh kepala-kepala dinas yang terkait. Dalam sambutannya, Gubernur Olly melihat bahwa hal-hal seperti ini sangat perlu. Koordinasi antara satu dengan yang lain sangat penting dalam menjaga inflasi.

"Ini sangat perlu dilakukan dalam mengambil satu keputusan untuk menjaga inflasi di Sulawesi Utara," ujar Gubernur.

Menurutnya, dalam upaya menjaga pengendalian inflasi agar dapat terkendali. Gubernur Olly menawarkan 4K sebagai solusi agar laju inflasi di Bumi Nyiur Melambai tetap stabil. "Yang perlu diperhatikan keterjangkauan harga, ketersedian pasokan, kelancaran distribusi serta komunikasi yang efektif”, terang orang nomor satu di Sulut ini.

Lanjutnya, terkait dengan keterjangkauan harga, faktor belanja masyarakat mendorong perkembangan ekonomi yang ada. Sedangkan ketersediaan pasokan yakni harus ada cadangan. Gunanya apabila terjadi kelangkahan ada ketersediaan. 

“Sementara, berkaitan dengan kelancaran distribusi, jalur trans Sulawesi harus bebas dari pungutan liar terlebih dalam pendistribusian pasokan”, tegasnya.

Dijelaskannya, harus ada komunikasi agar hambatan-hambatan dapat teratasi. “Misalnya ketersediaan panen raya di suatu tempat dapat dikomunikasikan sehingga tidak terjadi gagal panen”, tutup Olly.

Sebelumnya, Direktur BI Sulut, Soekowardojo menerangkan bahwa Sulawesi Utara mencatatkan inflasi terendah se-pulau Sulawesi. Kendati demikian, Soekowardojo menyampaikan, kegiatan ini akan mengantisipasi kenaikan harga minyak dunia, transoprtasi udara dan bahan pangan menjelang natal dan tahun baru, ungkapnya, sembari menambahkan dalam rakor ini juga akan merancang TPID 2019 2021. (*/ven)





×
Berita Terbaru Update