Sulut,- Pemerintah provinsi Sulawesi Utara mempunyai tekad dan komitmen yang kuat untuk memantapkan perekonomian Sulawesi Utara ditahun 2019 agar lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan Kandouw dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2018, Selasa (04/12/2018) di Manado.
Menurutnya diproyeksikan sektor perdagangan meningkat serta angka kemiskinan Sulawesi Utara di tahun 2019 menurun atau minimal sama dengan pencapaian pada tahun 2018 sebesar 7,8%.
Sementara pembukaan rute baru Malaysia Kinibalu-Manado serta Manila-Davao-Manado pada tahun 2019 diharapkan mampu memenuhi target capaian sebanyak 200.000 kunjungan wisatawan mancanegara serta 2,5 juta orang wisatawan domestik pada tahun 2019 di sektor pariwisata, jelasnya.
Untuk sektor pertanian khususnya kelapa, gubernur concern dengan mengutus dirinya (Kandouw-red) berkunjung ke Belanda, karena 70 % pasar ekspor kopra Sulut ke rotterdam. Optimis ini akan membaik karena tahun depan di eropa memasuki musim dingin, otomatis kebutuhan segala minyak termasuk minyak kelapa.
"Setelah dari sini saya akan bertemu dngan pabrik besar pembeli kopra yang sudah puluhan tahun di sulut. Supaya mereka mau mengurangi sedikit margin mereka utk dibagi kepada petani kelapa terutama mengingat bulan desember ini untuk memenuhi kebutuhan hari raya natal dan tahun baru para petani", ungkap Kandouw.
Dirinya berharap pertemuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengevaluasi kinerja selama 1 tahun serta untuk memperkuat sinergitas bersama.
"Kedepannya kita tetap berjalan bersama menghadirkan kemajuan-kemajuan di daerah ini, mencapai target pembangunan di tahun 2019 dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara", tutup Kandouw.
Tampak hadir pada pertemuan ini, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut Soekowardjoyo beserta jajaran, Unsur Forkopimda, para Bupati/Walikota, para Pimpinan Perbankan di Sulut. (*/ven)
Menurutnya diproyeksikan sektor perdagangan meningkat serta angka kemiskinan Sulawesi Utara di tahun 2019 menurun atau minimal sama dengan pencapaian pada tahun 2018 sebesar 7,8%.
Sementara pembukaan rute baru Malaysia Kinibalu-Manado serta Manila-Davao-Manado pada tahun 2019 diharapkan mampu memenuhi target capaian sebanyak 200.000 kunjungan wisatawan mancanegara serta 2,5 juta orang wisatawan domestik pada tahun 2019 di sektor pariwisata, jelasnya.
Untuk sektor pertanian khususnya kelapa, gubernur concern dengan mengutus dirinya (Kandouw-red) berkunjung ke Belanda, karena 70 % pasar ekspor kopra Sulut ke rotterdam. Optimis ini akan membaik karena tahun depan di eropa memasuki musim dingin, otomatis kebutuhan segala minyak termasuk minyak kelapa.
"Setelah dari sini saya akan bertemu dngan pabrik besar pembeli kopra yang sudah puluhan tahun di sulut. Supaya mereka mau mengurangi sedikit margin mereka utk dibagi kepada petani kelapa terutama mengingat bulan desember ini untuk memenuhi kebutuhan hari raya natal dan tahun baru para petani", ungkap Kandouw.
Dirinya berharap pertemuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengevaluasi kinerja selama 1 tahun serta untuk memperkuat sinergitas bersama.
"Kedepannya kita tetap berjalan bersama menghadirkan kemajuan-kemajuan di daerah ini, mencapai target pembangunan di tahun 2019 dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara", tutup Kandouw.
Tampak hadir pada pertemuan ini, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut Soekowardjoyo beserta jajaran, Unsur Forkopimda, para Bupati/Walikota, para Pimpinan Perbankan di Sulut. (*/ven)
