Minahasa,- Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Minahasa bersama Dinas Perindustrian Perdagangan dan Dinas Pertanian Perkebunan Dan Peternakan melakukan Monitoring dan evaluasi (MonEv) di beberapa perkebunan cabai yang ada di Kabupaten Minahasa.
Hal ini dilakukan terkait melonjaknya komoditi harga cabai di pasaran yang telah menembus angka Rp 80 ribu/Kg.
Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Minahasa, Syerly Debby Bukara, SE, MSi mengatakan tim melakukan kunjungan di dua kecamatan, yaitu, Kecamatan Remboken dan Langoan.
"Dua kecamatan ini memiliki perkebunan cabai yang cukup besar, diremboken ada sekitar 20 hektar yang panen cabai, begitupun didesa Ampreng Langoan,"ujarnya.
"Kami akan melakukan penyesuaian antara cabai luar daerah dan cabai lokal, sehingga dari sini kita akan melihat perbandingan harga," tambahnya.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Dan Peternakan, Yeittij F Roring, SP mengatakan hasil Monev bersama Tim mendapati data akurat dilapangan dalam rangka mengambil langkah strategis mengatasi ketidakstabilan harga cabai di minahasa saati ini.
"Diperkebunan cabai kecamatan Remboken akan ada panen sekitar 100 hektar dan saat ini sedang berlangsung panes sekitar 20 hektar. Kondisi ini dapat menjaga kestabilan harga. Jangan sampai inflasi," kuncinya. (baim)
Hal ini dilakukan terkait melonjaknya komoditi harga cabai di pasaran yang telah menembus angka Rp 80 ribu/Kg.
Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Minahasa, Syerly Debby Bukara, SE, MSi mengatakan tim melakukan kunjungan di dua kecamatan, yaitu, Kecamatan Remboken dan Langoan.
"Dua kecamatan ini memiliki perkebunan cabai yang cukup besar, diremboken ada sekitar 20 hektar yang panen cabai, begitupun didesa Ampreng Langoan,"ujarnya.
"Kami akan melakukan penyesuaian antara cabai luar daerah dan cabai lokal, sehingga dari sini kita akan melihat perbandingan harga," tambahnya.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Dan Peternakan, Yeittij F Roring, SP mengatakan hasil Monev bersama Tim mendapati data akurat dilapangan dalam rangka mengambil langkah strategis mengatasi ketidakstabilan harga cabai di minahasa saati ini.
"Diperkebunan cabai kecamatan Remboken akan ada panen sekitar 100 hektar dan saat ini sedang berlangsung panes sekitar 20 hektar. Kondisi ini dapat menjaga kestabilan harga. Jangan sampai inflasi," kuncinya. (baim)
