Sangihe,- Inovasi di Kabupaten Kapulauan Sangihe Sulut tepatnya Kecamatan Tabukan Utara (TabUt), di Kampung Moade, dimana Pemerintah Kampung (Kapitalaung) ini menggejot ekonomi warga lewat program pemanfaatan dana Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di bidang usaha Pengolahan Kopra Putih sebagai salah satu Kampung penghasil Kopra.
Bumdes merupakan salah satu lembaga ekonomi desa (Kampung) yang diharapkan dapat menjadi salah satu yang kontributor pada sumber pendapatan desa berdasarkan pada Peraturan Pemerintah nomor 43 tahun 2014 (PP Tentang Desa).
Shidig Salamte Pemerintah Kampung (Kapitalaung) Desa Moade saat dijumpai Komentar.co diruang kerjanya, menguraikan mekanisme pemanfaatan Dana Bumdes melalui pengolahan Kopra Putih.
"Ini menjadi bukti kerja nyata pemerintah yang tepat sasaran dan merupakan inovasi melalui Bumdes dalam proses pengelohan Kopra Putih," tuturnya, Rabu (31/12/2019)
Upaya ini dipilih, lanjut Salamate, karena pihaknya melihat kondisi dan keadaan terjadi di Kabupaten Sangihe dimana petani Kopra menjerit karena disebabkan olehbturunnya harga Kopra.
"Nah, selaku Kapitalaung Moade, kami berusaha lewat bumdes agar ada inovasi baru untuk kepentingan masyarakat Kampung Moade, dapat di dongkrak lewat Dana Bumdes ini," bebernya.
Lanjut Salamate, dengan pengolahan Kopra Putih dari Bumdes yang sudah mulai jalan sampai hari ini, Pemerintah Kampung dapat memperdayakan masyarakat untuk bekerja.
"Hal ini sangat baik karena Kelapa merupakan komoditi yang sangat mengutungkan ketika diolah dengan maksimal apalagi ada dampingan Dana Bumdes disampingnya, bagi masyarakat," tegas Salamate.
Ia juga menambahkan, bagi masyarakat di luar Kampung Maode , dapat menghubungi Pemerintah Kampung Moade.
"Benar. Apabila ada warga kampung lain ingin menjual Buah Kelapa dengan harga Rp.1200/buah, silahkan hubungi di nomor hp 082195056864. Tidak usah pikirkan sarana angkutan, sebab kami sudah menyediakannya," pungkas Salamate. (Yan Salasa)
Bumdes merupakan salah satu lembaga ekonomi desa (Kampung) yang diharapkan dapat menjadi salah satu yang kontributor pada sumber pendapatan desa berdasarkan pada Peraturan Pemerintah nomor 43 tahun 2014 (PP Tentang Desa).
Shidig Salamte Pemerintah Kampung (Kapitalaung) Desa Moade saat dijumpai Komentar.co diruang kerjanya, menguraikan mekanisme pemanfaatan Dana Bumdes melalui pengolahan Kopra Putih.
"Ini menjadi bukti kerja nyata pemerintah yang tepat sasaran dan merupakan inovasi melalui Bumdes dalam proses pengelohan Kopra Putih," tuturnya, Rabu (31/12/2019)
Upaya ini dipilih, lanjut Salamate, karena pihaknya melihat kondisi dan keadaan terjadi di Kabupaten Sangihe dimana petani Kopra menjerit karena disebabkan olehbturunnya harga Kopra.
"Nah, selaku Kapitalaung Moade, kami berusaha lewat bumdes agar ada inovasi baru untuk kepentingan masyarakat Kampung Moade, dapat di dongkrak lewat Dana Bumdes ini," bebernya.
Lanjut Salamate, dengan pengolahan Kopra Putih dari Bumdes yang sudah mulai jalan sampai hari ini, Pemerintah Kampung dapat memperdayakan masyarakat untuk bekerja.
"Hal ini sangat baik karena Kelapa merupakan komoditi yang sangat mengutungkan ketika diolah dengan maksimal apalagi ada dampingan Dana Bumdes disampingnya, bagi masyarakat," tegas Salamate.
Ia juga menambahkan, bagi masyarakat di luar Kampung Maode , dapat menghubungi Pemerintah Kampung Moade.
"Benar. Apabila ada warga kampung lain ingin menjual Buah Kelapa dengan harga Rp.1200/buah, silahkan hubungi di nomor hp 082195056864. Tidak usah pikirkan sarana angkutan, sebab kami sudah menyediakannya," pungkas Salamate. (Yan Salasa)

