Notification

×

Iklan

"Kerumunan" Antrian Nasabah BSG Dinilai Abaikan Physical Distancing

Wednesday, May 27, 2020 | 09:43 WIB Last Updated 2020-05-27T02:39:50Z
Dendeng: Pelayanan BSG Menerapkan Protokol Kesehatan

Manado,- Himbauan pemerintah untuk menerapkan social distancing (Pembatasan Jarak Sosial) dan physical distancing (Pembatasan Jarak Fisik) dalam upaya percepatan penanganan penyebaran covid-19 menjadi langkah dan upaya bersama semua pihak untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Anjuran pemerintah ini pun seolah menjadi standar wajib operasional para pelaku usaha termasuk dunia perbankan yang tetap beroperasi ditengah pandemi covid-19.

Kepada Komentar.co, Direktur Utama PT. Bank SulutGo (BSG), Jeffry Dendeng menyampaikan, operasional termasuk pelayanan kepada para nasabah dimasa pandemi Covid-19 oleh pihaknya menerapkan protokol kesehatan bebas covid-19.

"Dalam pelayanan nasabah BSG menerapkan protokol kesehatan sesuai peraturan yang berlaku," katanya melalui pesan singkat Whats-App, Selasa (26/05/2020).
Protokol kesehatan yang diterapkan managemen Bank yang mengusung slogan Torang Pe Bank ini terbukti saat masyarakat yang akan menggunakan jasa perbankan yang terletak di pusat kota Manado ini.

Sebelum masuk ke dalam bank, nasabah diwajibkan menggunakan masker, cuci tangan dan diperiksa suhu tubuh oleh petugas keamanan yang selanjutnya diminta untuk antri sambil menunggu giliran dipanggil masuk.

Situasi dan kondisi ini terpantau dihari pertama pelayanan BSG, Selasa (26/05/2020) yang dipadati para nasabah pasca libur hari raya Idul Fitri.

Ada hal menarik, situasi menunggu antrian didepan pintu masuk BSG dikeluhkan sejumlah nasabah yang rata-rata warga Manado.
"Dalam Bank dorang so ator bagus, musti satu-satu mo maso. Torang abis dorang periksa suhu badan ba antri bagini, so takumpul dimuka pintu pe banyak. Bagimana leh mo physical distancing. (Didalam Bank sudah diatur baik, harus masuk bergantian. Sehabis diperiksa suhu tubuh kami diminta antri seperti ini, berkerumun depan pintu)", keluh Ronald bernada kecewa.

Dirinya pun meminta managemen BSG tidak mengabaikan himbauan pemerintah soal protokol kesehatan bebas Covid-19.

"Jangan cuma didalam Bank yang diatur. Fasilitas untuk antri para nasabah harus disiapkan dan diatur", ujarnya.

Senada, Ismail warga Wonasa pun mengaku tidak nyaman dengan pengaturan antrian di depan pintu masuk BSG.

"Torang dapa suruh antri, mar depe tampa dudu cuma sadiki akhirnya orang-orang rupa sama da bakumpul ini. (Kami diminta antri, tetapi kursi terbatas akhirnya seperti kerumunan)," ungkapnya kesal. (ven)





×
Berita Terbaru Update