SULUT, Komentar.co - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar kegiatan Pembekalan Awal Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dilakukan secara Virtual, di ruang C J Rantung Kantor Gubernur Sulut, Kamis (25/02/2021).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 482 orang CPNS dan 34 Orang PPPK, dan dibuka secara resmi oleh Asisten III Setdaprov Sulut A Gammy Kawatu mewakili Gubernur Olly Dondokambey SE.
Pada kesempatan itu, Kepala BKD Sulut Femmy Suluh menyampaikan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah sebagai pembekalan awal untuk persiapan bagi pelaksanaan pemberian SK kepada setiap CPNS.
“Rencananya minggu depan akan diserahkan SK pada 482 CPNS dan PPPK 34 Orang, dan kegiatan ini akan diserahkan langsung oleh Bapak Gubernur,” kata Suluh.
“Rencananya minggu depan akan diserahkan SK pada 482 CPNS dan PPPK 34 Orang, dan kegiatan ini akan diserahkan langsung oleh Bapak Gubernur,” kata Suluh.
Ia juga menghimbau kepada seluruh CPNS untuk tertib dengan administrasi kepegawaian serta mengetahui hak-hak dan kewajibannya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sementara, Asisten III Gammy Kawatu dalam arahannya menyampaikan kepada seluruh peserta agar ketika telah menempati sebuah posisi, baik sebagai guru, para medis atau lembaga teknis yang ada di Pemerintah Provinsi maka Kompetensi adalah hal yang sangat penting, sehingga harus mulai dikembangkan.
“Kompetensi bicara tentang kemampuan di satu sisi, tetapi juga (di sisi lain) keterampilan, yang di dalamnya bicara tentang kecakapan. Tetapi bicara tentang kompetensi itu, yang paling praktis dilaksanakan yang sifatnya hakiki dan mendasar, dan yang pertama dan utama adalah nilai jujur,” pesan Kawatu.
Dirinya mengingatkan kepada seluruh peserta untuk tetap mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas yang dimiliki. Karena dalam dunia kerja, akan diuji mana yang benar-benar berkualitas seperti emas dan mana yang tidak berkualitas maka akan hancur dengan sendirinya.
"Ketika sudah berada di dunia kerja, nanti semua itu akan diuji, apakah anda semua adalah emas atau emas yang disopu yang ketika dibakar akan terbakar juga," tandasnya. (Dkips/ik-red)
