Notification

×

Iklan

Disperindag Sangihe Pantau Harga Bapok di Pasar Petta

Wednesday, March 3, 2021 | 03:11 WIB Last Updated 2021-03-02T19:15:55Z

SANGIHE, Komentar.co -
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) melakukan peninjauan dan memantau ketersediaan dan harga bahan pokok (Bapok) dilokasi Pasar Rakyat Petta, Kecamatan Tabukan Utara, Selasa (02/03/2021).

Terpantau, kegiatan dipimpin langsung Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) Drs Tajudin Sainkadir didampingi Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Fera Massora.

"Yang kami lakukan adalah melakukan monitoring harga bahan pokok dan barang panting lainnya. Khusus untuk gula pasir, hampir 11 bulan tidak mengalami penurunan dari HET (Harga Eceran Tertinggi, red)," ujar Massora kepada Komentar.co disela-sela kegiatan pemantauan.


Ia menambahkan, Kementerian Perdagangan telah memastikan pasokan stok gula pasir akan cukup dan harganya masih akan sesuai dengan harga eceran tertinggi di Rp. 12.500 per kilogram (kg). Sementara, HET Gula Pasir dipasar Petta oleh para pedangang dijual pada kisaran harga Rp.13.000 - 14.000 per Kilogram.

Lanjut Massora, kondisi ini menurut para pedagang dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya masih tingginya harga pokok pembelian gula pasir dan adanya tambahan biaya pengiriman dari pusat kota Tahuna ke wilayah Tabukan Utara.

"Kami wawancarai beberapa pedagang, pembelian harga gula masih tinggi. Sementara dari pusat kota tahuna ada perhitungan tambahan biaya," ujarnya sembari menambahkan pada kegiatan kali ini juga melibatkan konsultan terkait dengan perencanaan pembangunan Pasar Petta. (yan)


×
Berita Terbaru Update