Notification

×

Iklan

Iklan

Dapati Rudis di Bukit Toka Mubazir, Bupati JG Imbau Manfaatkan Aset Pemkab Minut

Saturday, June 5, 2021 | 14:56 WIB Last Updated 2021-06-05T09:36:32Z


MINUT, Komentar.co -
Saat mengisi hari libur sambil berkeliling wilayah pemerintahannya, Bupati Minahasa Utara Joune J E Ganda SE (JG) sempat terfokus pada dua (2) buah rumah mewah ketika melintasi jalan Bukit Toka, menuju ke arah Kaki Dian.

Perhatiannya tersita ketika diketahui kedua rumah mewah yang dikelilingi semak belukar dan ilalang itu adalah Rumah Jabatan (Rujab) alias Rumah Dinas (Rudis) Bupati dan wakil bupati Minut.

Dua unit rumah mewah berwarna putih ini berdiri dihadapan kantor Bupati Minut ternyata merupakan aset Pemerintah Kabupaten Minut.

Merasa penasaran, Top eksekutif Minut inipun mampir dan melihat-lihat rumah mewah tersebut yang memang sudah lama kosong dan tidak pernah berpenghuni.

Sayangnya JG tidak bisa masuk lebih dalam sebab sekeliling rumah dinas ini sudah ditutupi oleh rerumputan.

"Saya lihat di beberapa bagian Rujab itu banyak kecoak, saya berpikir kenapa tidak ada yang mau menempati rumah mewah ini," ujarnya.

Dikatakan JG, Rumah Dinas (Rudis) ini ibangun dari uang rakyat. Dan sebagai rakyat tentunya dirinya penasaran untuk turun melihat-lihat keadaannya.

"Saya berspekulasi, tentunya fenomena ini menimbulkan tanda tanya besar bagi rakyat yang melewati tempat ini. Rudis ini kan dibangun dengan tujuan untuk memaksimalkan pelayanan pemerintah terhadap masyarakat. Terutama di luar jam kerja, pejabat tersebut ada di rumah jabatan, bukan di rumah pribadi," ucap JG beranalisa.

Dalam pandangan orang nomor satu di Minut ini, keberadaan Rudis ini merupakan suatu pelanggaran, karena yang dibangun itu berasal dari uang rakyat, tentunya dengan anggaran miliaran rupiah, akhirnya tidak ditempati atau ditinggali oleh pejabat saat itu.

"Realisasi Rudis ini akhirnya menjadi terkesan mubazir, seolah menghambur-hamburkan uang negara dan pemborosan anggaran yang berasal dari uang rakyat saja," urainya.

Selain hanya ditempati kecoak dan ditumbuhi semak dan rumput ilalang (kusu-kusu) menghiasi Rudis, JG sangat menyayangkan rumah rakyat yang begitu mewah dgn lokasi pemandangan indah karena berada di puncak gunung dengan pemandangan sebagian wilayah Kabupaten Minut dan Kota Manado, dibiarkan begitu saja, sehingga mulai lapuk tak terurus.

"Akhirnya dari perjalanan saya siang ini, ternyata banyak panorama indah yang sangat menarik dan menakjubkan terhampar didepan mata. Tapi semua menjadi kurang diperhatikan masyarakat, karena jalan setapak hampir ditutupi rumput lebat. Yah harapan saya, semoga para pejabat yang baru bisa mengfungsikan Rudis tersebut," tandasnya. (Baker)




×
Berita Terbaru Update