Notification

×

Iklan

Iklan

Kandouw Tepis Isu Monopoli Direct Call Export ke Jepang

Thursday, June 10, 2021 | 19:26 WIB Last Updated 2021-06-10T11:27:51Z
Pinontoan: Garuda Indonesia Terbuka Dalam Penerbangan Ekspor Langsung


SULUT, Komentar.co - Kerja sama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) dan PT Garuda Indonesia melalui 'Direct Call Export' (ekspor langsung) hasil produk perikanan dan pertanian dari Bandara Sam Ratulangi Manado ke Narita Tokyo, Jepang sampai saat ini berjalan dengan baik.

“Garuda Indonesia dan Pemprov Sulut tetap komit melakukan direct call ke Jepang,” ujar Wakil Gubernur Steven Kandouw menerima Audensi dari PT Garuda Indonesia Cabang Manado di ruang kerjanya, Rabu (09/06/2021).

Lanjut Kandouw, sebagai maskapai yang sudah membuka peluang ekspor komoditas Sulut sejak September 2020, Garuda Indonesia tetap eksis melakukan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor. Terutama saat menghadapi pandemi Covid-19.

“Ekspor ke Jepang tetap optimal, terutama untuk pengiriman cargo produk Tuna,” sambungnya.

Menurutnya, komoditas yang diekspor ke Jepang didominasi produk hasil perikanan dan pertanian baik dari daerah Sulut sendiri maupun luar Sulut seperti Maluku dan Maluku Utara.

Namun seiring dengan kesuksesan Pemprov Sulut melakukan program Direct Call Export, berhembus kabar adanya monopoli yang dilakukan dalam program tersebut.

Kandouw pun dengan tegas membantah. Dikatakannya, bahwa kesempatan ekspor ini terbuka untuk umum. Artinya tidak ada monopoli. Semua bebas, siapa saja boleh memanfaatkan fasilitas Garuda.

“Adanya isu monopoli, itu tidak ada sama sekali,” tukas Wagub Kandouw.

Hal senada diungkapkan GM Garuda Indonesia Manado Vonny Pinontoan, kesempatan ekspor ini terbuka untuk seluruh pihak. Semua orang dapat memanfaatkan fasilitas Garuda, termasuk penerbangan ekspor langsung ini.

"Selama ini kami Garuda Indonesia terbuka untuk seluruh pihak yang ingin melakukan penerbangan ekspor langsung, tanpa perantara selain membicarakan ekspor," ungkapnya.

Lebih jauh, dalam pertemuan ini juga dibahas tentang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang rencananya digelar di Papua.

Vonny Pinontoan menyatakan, pihaknya siap membantu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulut dalam hal transportasi menuju lokasi PON, dengan memberikan benefit khusus sebagai bentuk dukungan.

Kandouw yang juga selaku Ketua Umum KONI Sulut memberikan apresiasi dan menyambut baik dukungan PT Garuda Indonesia.

"Kami mendukung penuh penyelenggaraan PON XX Papua dengan menggunakan Garuda Indonesia sebagai Official Airline PON," tukasnya. (Dkips/ik-red)



×
Berita Terbaru Update