Notification

×

Iklan

Iklan

Pencanangan Bebas Pungli, Wagub Kandouw: Wujudkan Sulut Berkepribadian dengan Tata Kelola yang Baik

Thursday, June 10, 2021 | 21:36 WIB Last Updated 2021-06-10T13:42:59Z
SULUT, Komentar.co - Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Pusat mencanangkan kota dan kabupaten se-Sulawesi Utara (Sulut) menuju kota bebas dari pungutan liar.

Pencanangan dipusatkan di Gedung Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kamis (10/6/2021) dan dihadiri Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw, Forkopimda Sulut, Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang.

Selain itu hadir pula Sekertaris Satgas Pusat Irjen Pol Agung Makbul, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Rudi Darmoko, Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) provinsi, kabupaten/kota dan instansi terkait yang memiliki pelayanan publik di Sulawesi Utara.

Pencanangan kota dan kabupaten di Sulawesi Utara menuju kota bebas dari pungutan liar, ditandai dengan pemukulan tetengkoren oleh Kasatgas Pusat  Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto didampingi Wagub Steven Kandouw.

Usai pencanangan dilanjutkan dengan sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar oleh Tim Satgas Saber Pungli Pusat.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan jajaran atas inisiatif untuk mengundang Satgas Saber Pungli Pusat, dalam rangka sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar,” ujar Komjen Agung Budi Maryoto.

Menurutnya, sosialisasi ini sudah dilakukan di beberapa provinsi di Indonesia, sesuai dengan amanat Presiden bahwa seluruh kabupaten kota, pelayanan publik harus bebas dari pungli termasuk juga di sektor pendidikan.

“Oleh karena itu saya selaku Ketua Satgas Saber Pungli mengimbau kepada seluruh UPP kabupaten/kota, untuk bisa mengimplementasikan arahan Bapak Presiden untuk menjadikan provinsi Sulawesi Utara dan jajarannya, kota/kabupaten bebas dari pungutan liar,” kata mantan Kabaintelkam Polri ini.

Ia berharap setelah sosialisasi ini, seluruh kabupetan/kota melaksanakan di daerahnya masing-masing.

“Insya Allah kedepan bebas dari pungutan liar. Jadi ini terobosan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Provinsi di Sulawesi Utara,” ujar mantan Kapolda Jawa Barat ini.

Sementara, Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw mendukung penuh pembebasan pungli (pungutan liar) di Bumi Nyiur Melambai.

“Sambut positif serta sangat mendukung, kiranya dengan kegiatan ini akan optimalkan pembebasan pungli ke depan,” ujar Wagub Kandouw saat memberikan sambutan.

Lanjut Kandouw, sejak ia mendampingi Gubernur Olly Dondokambey, Pemprov Sulut bertekad memberikan pelayanan publik yang baik.

“Wujudkan Sulut berkepribadian dengan tata kelola yang baik. Integritas dan penanganan korupsi yang berdaya saing,” tukasnya.

Olehnya, sosialisasi ini dinilai sangat penting untuk diikuti para peserta.

Tim Satgas Saber Pungli Pusat juga melakukan peninjauan ke beberapa tempat pelayanan publik, diantaranya Samsat Manado, Dinas DPM-PTSP dan Kantor Imigrasi. (*/ven)



×
Berita Terbaru Update