Penulis: Tim PKM Fakultas Peternakan Unsrat Tahun 2025
Dr.Ir.Fenny R.Wolayan,MP
Prof.Dr.Ir. Selvie D. Anis,MS
Dr.Ir. Sofi M.Sembor,MP
MINUT, Komentar.co - PKM (Program Kemitraan Masyarakat) yang telah dilaksanakan oleh Tim Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi, tentang pembuatan probiotik, adalah program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memperkenalkan sekalian melatih petani peternak di Desa Treman, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) untuk membuat probiotik sendiri. Para peserta diperkenalkan konsep dasar probiotik dan manfaatnya dalam meningkatkan kualitas jerami.
Keterbatasan ketersediaan hijauan berkualitas yang tidak kontiniu faktor musim seperti musim kemarau, limbah pertanian seperti jerami yang berpotensi sebagai pakan ternak. Hambatan pemanfaatan jerami sebagai sumber pakan ternak rendahnya nilai nutrient bila dibandingkan dengan hijauan pakan. Untuk mengatasi hal tersebut, maka dapat diperbaiki dengan teknologi pengolaahan pakan. Cara yang relatif murah, praktis dan hasilnya sangat disukai ternak sapi adalah melalui proses fermentasi dengan menambahkan bahan mengandung mikroba seperti fermentasi dengan probiotik. Probiotik adalah suatu bahan yang mengandung mikroorganisme hidup yang dapat meberikan manfaat untuk meningkatkan nilai nutrient jerami.
Dr.Ir.Fenny R.Wolayan,MP
Prof.Dr.Ir. Selvie D. Anis,MS
Dr.Ir. Sofi M.Sembor,MP
![]() |
| Tim Fakultas Peternakan Peternakan Universitas Sam Ratulangi saat memberi pelatihan kepada Kelompok Peternak di Desa Treman. |
MINUT, Komentar.co - PKM (Program Kemitraan Masyarakat) yang telah dilaksanakan oleh Tim Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi, tentang pembuatan probiotik, adalah program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memperkenalkan sekalian melatih petani peternak di Desa Treman, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) untuk membuat probiotik sendiri. Para peserta diperkenalkan konsep dasar probiotik dan manfaatnya dalam meningkatkan kualitas jerami.
Keterbatasan ketersediaan hijauan berkualitas yang tidak kontiniu faktor musim seperti musim kemarau, limbah pertanian seperti jerami yang berpotensi sebagai pakan ternak. Hambatan pemanfaatan jerami sebagai sumber pakan ternak rendahnya nilai nutrient bila dibandingkan dengan hijauan pakan. Untuk mengatasi hal tersebut, maka dapat diperbaiki dengan teknologi pengolaahan pakan. Cara yang relatif murah, praktis dan hasilnya sangat disukai ternak sapi adalah melalui proses fermentasi dengan menambahkan bahan mengandung mikroba seperti fermentasi dengan probiotik. Probiotik adalah suatu bahan yang mengandung mikroorganisme hidup yang dapat meberikan manfaat untuk meningkatkan nilai nutrient jerami.
Probiotik yang sudah di produksi pabrikan seperti EM4. Namun untuk membuat probiotik sendri sangat mudah karena menggunakan limbah seperti buah papaya dan buah nanas. Membuat probiotik sendiri lebih ekonomis sebab bahan-bahanya lebih murah . Peserta petani peternak sapi sudah mendapatkan penjelasan tentang pembuatan probiotik buatan sendiri bersama- tim PKM dari Fakultas Peternakan. Setelah mengikuti cara pembuatan probiotic sendiri, setelah itu dilanjutkan dengan demostrasi langsung membuat jerami fermentasi dengan probiotik buatan sendiri. Setelah selesai membuat probiotik sendiri, hasilnya dibagikan kepada petani peternak sapi. Diharapkan petani peternak dapat melanjutkan praktik teknologi tersebut secara mandiri dan berkelanjutan.
Tim PKM Fakultas Peternakan Unsrat menyampaikan apresiasinya kepada petani peternak Desa Treman atas antusiasme dalam mengikuti program ini dan semangat dalam belajar membuat probiotik sendiri serta mempraktekan lansung pada limbah jerami padi.


