![]() |
Gubernur Sulut, Yulius Selvanus saat memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda Sulut untuk penanganan musibah banjir bandang di Pulau Siau , Selasa (6/1). Foto: Istimewa. |
SULUT, Komentar.co - Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), bergerak cepat menangani krisis bencana banjir bandang yang melanda Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro (Siau, Tagulandang dan Biaro).
Selasa (6/1/2026) pagi, Gubernur memimpin rapat koordinasi (Rakor) darurat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado.
Rakor ini difokuskan pada langkah antisipasi dan percepatan pemulihan pascabencana. Gubernur Yulius menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah penyelamatan korban melalui pengerahan kekuatan penuh dari personel TNI, Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Fokus utama kami adalah evakuasi dan penyelamatan warga. Seluruh dukungan dari TNI, Polri, dan ASN dikerahkan secara terintegrasi," tegas orang nomor satu di Sulut ini.
Sementara, laporan terkait musibah ini telah disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan mendapatkan atensi serius dari pemerintah pusat.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah pusat berkomitmen untuk menyalurkan bantuan tambahan dalam waktu dekat guna mendukung upaya penanganan di daerah.
Sebagai langkah inisiatif, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kini telah membuka Posko Bantuan Kemanusiaan yang berlokasi di lobi Kantor Gubernur Sulut. Posko ini menjadi pusat koordinasi bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi.
Warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai prosedur bantuan dapat langsung menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut.
Sebelumnya, pada Senin (5/1/2026) sore, Gubernur Yulius secara langsung melepas pengiriman logistik skala besar beserta sekitar 500 personel gabungan menggunakan Kapal Glory Merry menuju Pulau Siau.
Armada kemanusiaan ini turut diperkuat oleh satuan dari Dinas Sosial, BPBD, Dinas Pangan, hingga unsur Marinir. Aksi tanggap darurat ini juga melibatkan Ketua Pembina Posyandu Sulawesi Utara, Anik Yulius Selvanus, bersama TP Posyandu.
Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam meringankan beban para korban terdampak banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Pulau Siau. (ven)

