Notification

×

Iklan

Pemprov Sulut Gercep Bantu Pemulihan Bencana SITARO, Gubernur YSK Instruksikan Prioritas Evakuasi dan Pengiriman Bantuan Logistik

Tuesday, January 6, 2026 | 14:14 WIB Last Updated 2026-01-06T07:36:57Z
Foto: Istimewa


SULUT, Komentar.co -
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), merespons cepat bencana banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan SITARO (Siau, Tagulandang dan Biaro), Senin (5/1/2026).

Langkah taktis segera diambil guna memprioritaskan keselamatan warga dan pemulihan pascabencana.

Gubernur Yulius menginstruksikan seluruh jajaran di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara untuk gerak cepat (gercep) dan sigap dalam proses evakuasi serta penyaluran bantuan logistik ke titik-titik terdampak di Sitaro.


Bencana alam ini dilaporkan telah menelan korban jiwa. Berdasarkan data sementara hingga Selasa (6/1/2026), tercatat 11 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 4 orang lainnya masih dalam upaya pencarian oleh tim gabungan.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya menyampaikan rasa dukacita yang mendalam. Kami sangat prihatin atas musibah ini. Pemprov Sulut hadir sepenuhnya untuk memastikan masyarakat tidak sendirian menghadapi masa sulit ini," ujar Gubernur Yulius dalam keterangan resminya.

Top eksekutif Sulut ini menekankan bahwa manajemen bencana yang cepat dan terukur adalah prioritas utama.


Gubernur YSK memerintahkan adanya koordinasi ketat lintas sektor, mulai dari Pemerintah Kabupaten Sitaro, TNI, hingga Polri guna mempercepat penanganan di lapangan.

"Kecepatan adalah kunci. Saya sudah perintahkan perangkat daerah siaga penuh. Bantuan darurat hingga pemulihan pascabencana harus tepat sasaran dan cepat sampai ke tangan warga," tegasnya.

Diketahui, untuk mendukung status Tanggap Darurat 14 Hari yang ditetapkan Pemkab Sitaro, Gubernur Yulius telah melepas bantuan logistik dan peralatan teknis yang diberangkatkan dengan Kapal Glory Merry dari Pelabuhan Manado, diantaranya:

​Alat Berat: Excavator dan Loader untuk pembersihan material batu, tanah dan kayu yang menutup akses jalan.

Logistik Pangan: Beras, makanan siap saji, dan paket sembako.

Kebutuhan Perlindungan: Kasur, pakaian layak pakai, dan selimut.


Kebutuhan Khusus: Paket nutrisi bayi, popok, serta kebutuhan khusus untuk lansia.

Fasilitas Kesehatan: Dukungan medis bagi 18 korban luka, termasuk rencana rujukan 2 korban luka berat ke Manado.

Selain itu, bantuan juga serahkan oleh Ketua Pembina Posyandu Sulawesi Utara, Anik Yulius Selvanus, diantaranya:
1. Susu Lansia 50 dus
2. Susu Menyusui 50 dus
3. Susu Remaja 50 dus
4. Biskuit Bayi 50 dos

Bantuan Dinsos Sulut dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulut, antara lain:
1. Susu Lansia Anlene 40 Pack
2. Biskuit Regal 90 Bungkus
3. Kasur 50 Buah
4. Selimut 50 Buah
5. KidsWare 50 Paket

Bantuan Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulut, diantaranya:
1. Biskuit Khong guan 10 Kaleng
2. Biskuit Hatari 5 Kaleng
3. Biskuit Roma Kelapa 10 Kaleng
4. Biskuit Nissin Coconut 5 Kaleng
5. Biskuit Marie Regal 3 Kaleng
6. Mie Instan Sedap 10 dus
7. Ikan Kaleng Atan Sarden 3 dus
8. Minyak goreng Bimoli 3 dus
9. Aqus botol sedang 10 dus

Sebagai informasi, musibah banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Kepulauan SITARO dipicu oleh hujan deras selama lima jam tanpa henti, membawa material vulkanik dan kayu dari hulu ke permukiman warga. Wilayah terdampak meliputi:

Kelurahan: Paniki, Paseng, Bahu, ​Kampung: Bumbiha, Peling, Laghaeng, Batusenggo, Beong, dan Salili.

Saat ini, fokus utama tim gabungan adalah pencarian warga yang hilang serta pemulihan akses jalan agar distribusi bantuan ke wilayah terisolasi tidak terhambat. (ven)




×
Berita Terbaru Update