![]() |
| Foto: Istimewa |
MINAHASA, Komentar.co - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menyatakan duka cita mendalam atas berpulangnya Florencia Lolita Wibisono (33), pramugari yang menjadi korban dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ungkapan simpati tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang (RD-Vasung) pada Kamis (22/1/2026).
Langkah ini diambil sebagai bentuk empati nyata pemerintah daerah terhadap keluarga korban, mengingat almarhumah merupakan putri daerah asal Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).
"Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Minahasa, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Kita kehilangan salah satu putri terbaik daerah. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan serta penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan," ujar Bupati yang akrab disapa RD tersebut.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Vanda Sarundajang turut mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan ekstra dalam menghadapi ujian berat ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah Florencia, atau yang akrab disapa Olen, saat ini tengah dalam proses pemulangan. Jenazah dijadwalkan dibawa menuju Jakarta terlebih dahulu sebelum diterbangkan ke Manado.
Salah satu kerabat korban di Minahasa mengonfirmasi bahwa pihak keluarga telah mempersiapkan kepulangan almarhumah.
"Jenazah diperkirakan tiba di daerah asal pada Jumat sore dan akan dimakamkan di Minahasa," ungkap kerabat tersebut pada Rabu (21/1).
Sesuai jadwal, jenazah akan diberangkatkan dari Jakarta menuju Manado pada Jumat, 23 Januari 2026. Adapun prosesi pemakaman direncanakan berlangsung pada Sabtu (24/1/2026) pagi di wilayah Kabupaten Minahasa.
Pemkab Minahasa juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhumah serta memberikan dukungan moril kepada keluarga besar Wibisono agar dikuatkan dalam melewati masa sulit ini. (Roni)

