Notification

×

Iklan

Dekranasda Sangihe Terima Bantuan ATBM, Dorong Pengrajin Lenganeng Naik Kelas

Thursday, February 26, 2026 | 18:14 WIB Last Updated 2026-02-26T10:34:38Z
Ketua Dekranasda Kabupaten Kepulauan Sangihe saat menerima Alat Tenun Bukan Mesin dari Ketua Dekranasda Sulawesi Utara, Kamis (26/2). Foto: Istimewa


SULUT, Komentar.co -
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kepulauan Sangihe menerima bantuan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dari Dekranasda Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Penyerahan bantuan ini berlangsung di Rumah Kemasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Manado, Kamis (26/02/2026).

Pemberian alat tenun ini merupakan langkah konkret Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam memperkuat sektor industri kerajinan lokal.

Program ini difokuskan pada pemberdayaan kelompok perajin serta pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) binaan guna meningkatkan produktivitas dan daya saing produk di pasar yang lebih luas.

Ketua Dekranasda Sulut, Anik Yulius Selvanus pada kesempatan itu menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar alat kerja, melainkan instrumen untuk menjaga eksistensi budaya.

Anik Yulius berharap adanya pendampingan intensif bagi Kelompok Usaha Bersama (KUB) penerima bantuan agar kapasitas produksi mereka meningkat signifikan.

"Melalui bantuan dan pendampingan ini, kami ingin memastikan kualitas kerajinan kita semakin baik sekaligus menjaga kelestarian warisan budaya tenun daerah agar tetap hidup dan berkembang," ujar Anik Yulius Selvanus.

Ditempat yang sama, Ketua Dekranasda Kabupaten Kepulauan Sangihe, Cherry Thungari–Soeyoenus, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian Pemerintah Provinsi.

Ia menegaskan bahwa bantuan ATBM tersebut akan segera didistribusikan untuk menyasar sentra pengrajin di wilayah kepulauan.

"Bantuan ATBM ini akan kami arahkan untuk dimanfaatkan secara optimal oleh para pengrajin di Kampung Lenganeng, Kecamatan Tabukan Utara. Ini adalah angin segar bagi pengembangan ekonomi kreatif di Sangihe," kata Cherry.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengasah potensi kerajinan lokal sebagai pilar penguatan ekonomi masyarakat yang berbasis pada kearifan lokal.

Penyerahan bantuan ini diharapkan menjadi momentum bagi para pengrajin di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk naik kelas, menciptakan produk yang berkualitas tinggi, namun tetap mempertahankan identitas budaya yang menjadi ciri khas daerah. (Yansa)





×
Berita Terbaru Update