Notification

×

Iklan

Wagub Victor Mailangkay Hadiri Perayaan Upacara Adat Tulude di Sangihe

Sunday, February 1, 2026 | 21:54 WIB Last Updated 2026-02-01T13:56:21Z
Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay saat menyampaikan sambutan pada Upacara Adat Tulude di Sangihe, Sabtu (30/1/2026). Foto: Istimewa


SANGIHE
, Komentar.co -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe menggelar puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-601 yang dirangkaikan dengan Upacara Adat Tulude tahun 2026.


Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus diwakili Wakil Gubernur (Wagub) Victor Mailangkay hadir langsung pada perhelatan sakral yang dipusatkan di Rumah Dinas Bupati Sangihe, Sabtu (31/1/2026) malam.


Wagub Victor Mailangkay pada kesempatan itu memberikan apresiasi mendalam atas perjalanan sejarah Sangihe yang telah melampaui enam abad.


Ia mengibaratkan kabupaten kepulauan ini sebagai sebuah kapal kora-kora raksasa yang tidak goyah meski diterjang tantangan zaman.


"Selama lebih dari 600 tahun, kapal ini telah teruji menerjang badai besar di Pasifik dan menaklukkan arus zaman yang kian keras. Persatuan masyarakat adalah kayu penyusunnya, iman kepada Sang Pencipta sebagai layar, dan kearifan lokal sebagai kemudinya," ujar Wagub Victor saat menyampaikan pesan Gubernur.


Lebih lanjut, Wagub Victor menekankan bahwa eksistensi Sangihe sebagai daerah perbatasan tetap kokoh karena memiliki "jangkar" yang tertanam kuat pada adat istiadat. Hal ini menjadikan Sangihe sebagai kontributor penting bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Tulude tahun ini merupakan salah satu yang terbaik.


Menurutnya, kesuksesan acara didukung oleh kondisi cuaca yang sangat kondusif serta antusiasme masyarakat yang tinggi.

Bupati Thungari menegaskan bahwa Tulude bukanlah sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah peristiwa spiritual dan ruang perjumpaan batin antara manusia, alam, dan Tuhan.


"Upacara adat Tulude adalah bentuk sujud syukur atas penyertaan Tuhan. Ini adalah momen kita menyatukan nilai-nilai luhur warisan leluhur untuk menyongsong masa depan yang lebih baik," tegas Bupati Thungari.

Upacara adat Tulude dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Wakil Bupati Tendris Bulahari, unsur Forkopimda Sulut dan Sangihe, pimpinan DPRD, serta tokoh adat dan tokoh agama.


Turut hadir pula para mantan pejabat yang pernah memimpin Sangihe, yang bersama-sama masyarakat menyaksikan kekhidmatan ritual pemotongan kue Tamo sebagai bagian utama dari tradisi adat Tulude. (ven)




×
Berita Terbaru Update