Notification

×

Iklan

NTP Sulawesi Utara Tembus 128,50, Yulius-Victor Pacu Pertumbuhan Pertanian Inklusif

Friday, March 27, 2026 | 14:34 WIB Last Updated 2026-03-27T06:36:11Z
Foto: Istimewa


SULUT, Komentar.co -
Sektor pertanian di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menunjukkan performa impresif di awal tahun 2026. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut, Nilai Tukar Petani (NTP) pada Februari 2026 tercatat menyentuh angka 128,50.

Capaian ini menjadi indikator kuat meningkatnya taraf hidup petani di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.

Angka di atas ambang batas 100 tersebut mengonfirmasi bahwa pendapatan yang diterima petani jauh lebih besar dibandingkan biaya produksi dan konsumsi rumah tangga yang harus mereka keluarkan.

Kenaikan NTP ini dipicu oleh tren positif harga sejumlah komoditas unggulan daerah yang bergerak lebih progresif ketimbang kenaikan biaya sarana produksi. Kondisi ini memperlihatkan resiliensi sektor pertanian Sulut dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang fluktuatif.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut menegaskan komitmennya untuk terus menempatkan pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas volume produksi serta mendorong hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah produk di tingkat petani.

Meski secara umum menunjukkan tren menggembirakan, Pemprov Sulut tidak menutup mata terhadap beberapa subsektor yang masih mengalami perlambatan.

"Namun demikian, perhatian tetap diperlukan. Beberapa subsektor masih mengalami penurunan, sehingga upaya peningkatan kesejahteraan petani harus terus dilakukan secara merata dan berkelanjutan," tegas Pemerintah Provinsi dalam pernyataan resminya.

Langkah evaluasi dan pembenahan kini tengah disiapkan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada komoditas tertentu.

“Pemprov Sulut terus mendorong kebijakan dan program yang berpihak pada petani, agar pertumbuhan ini tidak hanya terjaga, tetapi juga dirasakan oleh seluruh pelaku sektor pertanian di Sulawesi Utara,” jelas Pemprov Sulut.
Guna menjaga keberlanjutan tren positif ini, pemerintah daerah telah menyusun serangkaian langkah strategis. Prioritas utama mencakup program efisiensi biaya produksi, perluasan akses pasar baik domestik maupun ekspor, serta percepatan pembangunan infrastruktur penunjang seperti akses jalan usaha tani dan sistem irigasi.

Dengan capaian NTP yang solid, Sulawesi Utara kini semakin memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan regional sekaligus penyangga ketahanan pangan nasional yang mandiri dan berdaya saing tinggi. (*/ven)






×
Berita Terbaru Update