Notification

×

Iklan

Bangunan Pasar Tahuna Barat Simbol Peringatan Kebijakan Yang Fatal

Friday, March 27, 2026 | 12:58 WIB Last Updated 2026-03-27T04:58:30Z
Penulis: V. Gansalangi

Kondisi bangunan pasar di Kolongan Beha, Tahuna Barat.


Terlihat
tak bertuan dan terkesan angker ungkap masyarakat yang tinggal dekat pasar, diwilayah Kelurahan Kolongan Beha, Kecamatan Tahuna Barat - Sangihe. Bangunan yang hanya di tumbuhi rumput dan pohon seperti merangkul kehampaan dalam kesunyian karya putra daerah tercinta di masa lampau hingga kini.

Ada acara peletakan batu pertama dan peresmian oleh pemerintah daerah setelah rampung pembangunan bangunan pasar kala itu, dengan biaya anggaran yang di setujui lembaga legislatif.

Mungkin dengan maksud membangun daerah di bidang infrastruktur demi layanan kebutuhan masyarakat secara khusus di area Kecamatan Tahuna Barat.

Tapi sayang, tujuan dan maksud semua itu tak tepat guna bahkan terindikasi salah jalur mengarah kedalam alur sindikat kebijakan terselubung oleh oknum yang terlibat dengan program itu, dan mungkin jika datanya masih ada tapi telah di putihkan atau di maklumi dari sudut pandang masyarakat yang gampang di bohongi.

Puluhan tahun berlalu, puing yang di anggap keramat itu hanya menyimpan fungsi sebagai tempat pelaksanaan pemilihan suara legislatif bahkan ke pemilihan presiden. Dan hal itu tak ada salahnya daripada tak ada manfaat lain, meski sebenarnya dengan tujuan berfungsi sebagai pasar lokal untuk para pedagang dan konsumen.

Entah ada hal apa yang membuat mata, telinga dan pikiran para pejabat yang silih berganti dari tiap periode. Seakan bangunan itu hanya tampilan dari kekosongan kas daerah atau ketiadaan niat dari petinggi daerah ini. Setidaknya bisa di upayakan sebagai tempat yang layak untuk layanan ke masyarakat, daripada membangun suatu tempat yang baru dengan nama yang berbeda.

Bukankah ini suatu sistem senyap yang sengaja di pertahankan demi kepentingan individu, atau golongan tertentu sebagai besan para pejabat ? dengan tuding alih- alih kas daerah kosong dan APBD rendah dan lain sebagainya.

Banyak pula rumor semakin berkembang, pembangunan pasar tersebut menampilkan dinamika kebijakan yang jelas salah arah dan gagal total dari segi fungsinya.

Disisi lain, ada pula warga berharap kepada para pemimpin saat ini, agar bangunan itu bisa mendapat rehabilitasi untuk kegunaan lain yang lebih tepat guna demi menunjang sirkulasi ekonomi rakyat ke arah yang lebih baik pula.



×
Berita Terbaru Update