Notification

×

Iklan

Hadiri Ibadah Paskah di GMIST Maranatha Tahuna, Bupati Thungari Ajak Jemaat Hidup Dalam ketaatan dan Kematangan Iman

Monday, April 6, 2026 | 11:11 WIB Last Updated 2026-04-06T03:11:40Z
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari bersama Ketua TP PKK, Cherry Thungari – Soeyoenus foto bersama Jemaat GMIST Maranatha Tahuna. Foto: Istimewa


SANGIHE, Komentar.co -
Jemaat Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) Maranatha Tahuna memadati kawasan terbuka Boulevard Tahuna untuk melaksanakan ibadah Paskah, Minggu (05/04/2026).

Momentum peringatan kebangkitan Yesus Kristus ini terasa spesial dengan kehadiran Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, bersama Ketua TP PKK, Cherry Thungari-Soeyoenus.

Ibadah yang berlangsung khidmat di bawah langit subuh tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Pekerja Jemaat (MPJ) GMIST Maranatha Tahuna, Pdt. Gritha Dumaili-Luase, MTh dan turut didampingi Pdt. Sintike Patras-Dalope, STh, Pdt. Mathilda Mardesa-Ponto, S.Teol, dan Pdt. Emeritus E. Maitulung-Mapia, STh.


Dalam khotbahnya yang didasari pada pembacaan Alkitab Lukas 24:1-12, Pdt. Gritha menekankan makna kemenangan iman melalui peristiwa kebangkitan.

Meski merupakan kali pertama merayakan Paskah bersama jemaat GMIST Maranatha Tahuna dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah, Bupati Michael Thungari mengaku tidak merasa asing. Baginya, jemaat ini adalah tetangga dekat karena keluarga Thungari-Soeyoenus pernah menetap di kawasan Boulevard selama delapan tahun, tepatnya sejak 2016 hingga 2024.

“Saya memang sering mendengar ada ibadah subuh di Boulevard dari kejauhan, dan akhirnya saat ini saya bersama istri bisa hadir langsung merayakan Paskah di tempat ini,” ujar Bupati Thungari dalam sambutannya.


Suasana ibadah sempat mencair dan diwarnai tawa jemaat saat Bupati menceritakan perjuangannya untuk bangun subuh di tengah cuaca hujan. Michael secara jenaka mengakui bahwa godaan cuaca sempat membuatnya enggan beranjak dari tempat tidur.

“Ternyata tidak mudah bangun subuh, apalagi tiba-tiba hujan turun, bisa membuat iman goyah. Tapi saya lihat istri saya sudah bersiap, bahkan saya disuruh cepat mandi. Jadi ternyata Tuhan menolong melalui istri sebagai pendamping yang menguatkan,” tuturnya yang langsung disambut aplaus meriah dari warga jemaat.

Sesuai dengan tema Paskah tahun ini, "Kebangkitan Kristus Buah Ketaatan dan Pengabdian", Bupati Thungari mengajak seluruh jemaat untuk mengimplementasikan makna kebangkitan dalam tindakan nyata, baik dalam kehidupan berkeluarga maupun pekerjaan.

“Kebangkitan Kristus harus mendorong kita pada ketaatan dan kematangan iman. Ini adalah panggilan untuk pengabdian melayani sesama tanpa pamrih,” tegasnya.


Di sisi lain, Michael juga menyelipkan pesan persatuan dan rasa syukur. Ia mengajak masyarakat untuk mensyukuri perlindungan Tuhan atas wilayah Sangihe yang tetap aman meskipun sempat diguncang gempa bumi belum lama ini.

Menutup rangkaian sambutannya, orang nomor satu di Bumi Sangihe ini menyampaikan ucapan selamat Paskah atas nama Pemerintah Daerah serta keluarga besar Thungari-Soeyoenus dan Bulahari-Walukow. (Yansa)



×
Berita Terbaru Update