![]() |
| Peresmian Bharat Corner di Kantor Pusat Urusan Internasional, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat, Manado, Jumat (24/4). Foto: Istimewa |
MANADO, Komentar.co - Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) semakin memantapkan langkahnya menuju perguruan tinggi berdaya saing internasional. Hal ini dibuktikan melalui kunjungan resmi Duta Besar India untuk Indonesia, H.E. Mr. Sandeep Chakravorty, yang sekaligus meresmikan Bharat Corner di Kantor Pusat Urusan Internasional, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat, Manado, Jumat (24/4/2026) siang.
Inisiatif ini merupakan bagian dari diplomasi akademik untuk memperluas akses pengetahuan global serta memperkokoh jejaring kerja sama antara Unsrat dengan berbagai institusi pendidikan di India.
Bharat Corner diproyeksikan menjadi pusat literasi yang menyediakan referensi mendalam mengenai India, mulai dari aspek budaya, sejarah, pendidikan, hingga perkembangan kontemporer.
Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Octovian B.A. Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN-Eng, melalui Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat, Prof. Ir. Steenie E. Wallah, MSc, PhD, menegaskan bahwa internasionalisasi adalah pilar utama visi universitas.
"Penguatan kerja sama internasional adalah instrumen strategis bagi kami untuk meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi. Melalui kolaborasi ini, Unsrat mendorong mobilitas akademik, riset bersama, serta pertukaran pengetahuan guna menjawab tantangan global," ujar Prof. Steenie dalam sambutannya.
Senada dengan hal tersebut, Duta Besar Sandeep Chakravorty menyatakan bahwa penguatan hubungan bilateral di sektor pendidikan merupakan fondasi penting bagi kerja sama jangka panjang kedua negara.
Menurutnya, Bharat Corner bukan sekadar pusat informasi, melainkan jembatan pemahaman lintas budaya yang membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih intensif.
Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan koleksi literatur. Sebagai simbol keberlanjutan hubungan dan persahabatan antar-institusi, kegiatan juga diwarnai dengan penanaman pohon di area kampus.
Hadir dalam acara tersebut jajaran pimpinan universitas, termasuk para Dekan, Kepala Lembaga, serta pimpinan Biro dan Pusat. Kehadiran para petinggi institusi ini mencerminkan dukungan penuh Unsrat terhadap agenda internasionalisasi guna meningkatkan relevansi riset dan daya saing lulusan.
Melalui langkah strategis ini, Unsrat kian mempertegas posisinya dalam membangun ekosistem akademik yang adaptif dan terintegrasi secara global, sejalan dengan ambisi menjadi universitas unggul di kawasan Asia Pasifik. (*/ven)
