![]() |
| Upacara penerimaan Mahasiswa Baru Uninversitas Sam Ratulangi Tahun Akademik 2026/2027, Kamis (13/8). Foto: Istimewa |
MANADO, Komentar.co - Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado resmi menyambut ribuan Mahasiswa Baru (Maba) program sarjana Tahun Akademik 2026/2027 di auditorium Unsrat, Kamis (13/8/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc dalam kesempatan itu memberikan orasi ilmiah yang menekankan pentingnya adaptasi digital, komitmen kelulusan tepat waktu, dan penguatan integritas moral di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Menghadapi tantangan era disrupsi, Prof Jamaluddin menginstruksikan para mahasiswa untuk mentransformasi diri menjadi pembelajar yang tanggap. Ia mengimbau civitas akademika muda tersebut untuk memperluas wawasan global, mengasah kecakapan bahasa, serta membangun pola pikir kritis demi memenangkan persaingan di dunia kerja yang dinamis.
Namun, ia memberikan catatan kritis terkait masifnya pemanfaatan kecerdasan artifisial di dunia pendidikan. Pimpinan universitas meminta mahasiswa menggunakan teknologi secara bijak tanpa menumbangkan nilai kejujuran.
"Gunakan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, secara cerdas, etis dan bertanggung jawab untuk mendukung proses pembelajaran, bukan menggantikan kejujuran dan kemampuan berpikir Saudara sendiri," tegas Prof. Jamaluddin di hadapan ribuan mahasiswa baru.
Selain kecakapan digital, mahasiswa baru diwajibkan mengimplementasikan falsafah pahlawan nasional Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob (G.S.S.J.) Ratulangi, yaitu Si Tou Timou Tumou Tou (manusia hidup untuk memanusiakan orang lain). Menurut rektor, esensi pendidikan tinggi tidak sekadar memburu pekerjaan atau meningkatkan status sosial, melainkan demi kebermanfaatan masyarakat luas.
Terkait manajemen waktu, otoritas kampus mengingatkan bahwa masa perkuliahan berjalan sangat dinamis. Mahasiswa diminta menetapkan target kelulusan sejak dini melalui disiplin harian. Prof Jamaluddin juga menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara aktivitas organisasi dan kewajiban akademis utama.
"Aktif berorganisasi dan berprestasi adalah hal yang baik, tetapi jangan sampai melupakan tanggung jawab utama Saudara untuk menyelesaikan pendidikan," ucap guru Besar yang akrab Prof JJ ini.
Penerimaan mahasiswa baru ini dihadiri oleh pemangku kepentingan dari berbagai instansi. Selain internal kampus seperti jajaran Senat Unsrat, Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, pimpinan lembaga, dosen, dan tenaga kependidikan, keiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta Kapolda Sulawesi Utara.
Rangkaian acara ditutup dengan pesan penegasan dari Plt Rektor yang berharap seluruh mahasiswa baru yang hadir dapat menuntaskan studi mereka dengan baik.
"Belajarlah dengan tekun. Berproseslah dengan disiplin. Berprestasilah dengan integritas," pungkasnya. (ven)
Post Views: 1859
