![]() |
| Pelantikan Pejabat Fungsioanl dilingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Senin (7/9). Foto: Istimewa |
SULUT, Komentar.co - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) resmi merombak struktur birokrasinya melalui pelantikan ratusan pejabat fungsional guna mempercepat pelaksanaan program prioritas daerah.
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, memimpin langsung pengambilan sumpah dan janji jabatan terhadap 318 Pejabat Fungsional di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Senin (7/9/2026).
Langkah penyegaran ini diambil sebagai strategi penataan organisasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, responsif, dan adaptif terhadap ekspektasi publik. Penempatan ratusan pejabat baru yang disesuaikan dengan bidang keahlian spesifiknya ini ditargetkan mampu mempertajam analisis data sekaligus mempercepat eksekusi teknis di lapangan.
Dalam arahannya, Gubernur Yulius menyampaikan bahwa pelantikan Pejabat Fungsional hari ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat keahlian teknis dan kapasitas kinerja organisasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Penempatan para Pejabat Fungsional sesuai bidang keahliannya diharapkan mampu mengakselerasi pelaksanaan program-program prioritas, mempertajam analisis dan eksekusi teknis di lapangan, serta melahirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas.
"Pelantikan ini juga menjadi bagian dari transformasi birokrasi ke arah yang lebih adaptif dan akseleratif serta berorientasi pada hasil. Organisasi yang kuat hanya dapat terwujud apabila ditopang oleh SDM yang kapabel dan berintegritas," kata Gubernur Yulius.
Selain itu, Ia juga menegaskan agar jajaran birokrasi tidak cepat berpuas diri terhadap deretan penghargaan tata kelola pemerintahan yang telah diraih Pemprov Sulut selama ini.
Dirinya mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah, terutama dalam mengikis ego sektoral antar-instansi demi mendongkrak kualitas pelayanan publik.
"Prestasi adalah pemicu semangat, bukan alasan untuk berhenti berbenah. Justru setiap keberhasilan harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras lagi. Saya minta pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi, mendalami tugas, meningkatkan literasi, serta berani menyumbang gagasan segar yang tetap patuh pada koridor hukum," tegasnya.
Dirinya berharap, pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan mendalami tugas serta fungsi keahlian masing-masing.
"Terus tingkatkan kompetensi dan literasi, bangun komunikasi serta lakukan kolaborasi yang harmonis dengan pimpinan dan rekan kerja, ciptakan suasana kerja yang produktif, serta beranilah memberikan sumbangsih gagasan yang tepat dengan tetap berpegang teguh pada aturan yang berlaku," ujarnya."Jalankan amanah dengan memegang teguh prinsip integritas, profesionalisme, disiplin, loyalitas, dan rasa tanggung jawab. Jauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang serta Tindakan yang bertentangan dengan hukum. Jadilah Aparatur Sipil Negara yang benar-benar bekerja untuk kemajuan daerah dan untuk bersumbangsih bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," lanjutnya.
Top eksekutif Sulut ini juga mewanti-wanti seluruh ASN untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang dan tindakan melawan hukum. Menurutnya, transformasi birokrasi menuju sistem yang berorientasi hasil hanya bisa terwujud jika ditopang oleh sumber daya manusia (SDM) yang kapabel, memiliki disiplin tinggi, loyalitas, serta integritas moral yang kokoh.
Diketahui, pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Tahlis Gallang, para Asisten Sekda, serta jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemprov Sulut beserta para rohaniwan pendamping. (ven)
Post Views: 2083
