Notification

×

Iklan

Dampingi MSUC di Melbourne, Anik Yulius Selvanus Bawa Misi Seni, Budaya dan Ekonomi Kreatif Sulut Mendunia

Friday, October 23, 2026 | 01:43 WIB Last Updated 2026-10-22T17:45:39Z
Anik Yulius Selvanus dan rombongan bersama KJRI di Melbourne, Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo. Foto: Istimewa


MELBOURNE,
Komentar.co -
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) memperluas penetrasi pasar internasional dengan mempromosikan sektor seni, budaya, serta potensi ekonomi kreatif di Melbourne, Australia. Rangkaian misi global yang berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 ini diperkuat oleh kehadiran Anik Yulius Selvanus yang memimpin langsung delegasi daerah.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Lembaga Pengembangan Paduan Suara Daerah (LPPD) sekaligus Ketua Dekranasda Sulut, Anik Yulius Selvanus hadir untuk mendampingi rombongan Manado State University Choir (MSUC). Kedatangan delegasi Bumi Nyiur Melambai ini disambut langsung oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Melbourne, Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo.

Sebagai pembuka rangkaian kegiatan, MSUC sukses menggelar konser perdana di Gedung KJRI Melbourne pada Rabu (21/10/2026) malam. Pertunjukan kelas dunia tersebut bergulir di bawah arahan langsung Artistic Director Prof. André de Quadros serta Choir Advisor Standius Bara Prima Lumbaa, S.I.Kom., M.I.Kom.

Anik Yulius Selvanus menjelaskan bahwa lawatan ke luar negeri ini tidak sekadar berfokus pada seni musik, melainkan menjadi jembatan strategis dalam diplomasi ekonomi. Guna membuka keran ekspor baru bagi pengrajin lokal, Dekranasda Sulut mengagendakan sejumlah program strategis penunjang sektor ekonomi kreatif di Australia.

"Kehadiran kami sejalan dengan upaya memperkenalkan potensi Sulawesi Utara secara lebih luas melalui penguatan ekonomi kreatif dan perluasan jejaring kerja sama internasional," ungkap Anik Yulius Selvanus.

Beberapa agenda penting yang siap dilaksanakan meliputi misi dagang ekonomi kreatif, forum Business-to-Business (B2B) Business Matching, hingga partisipasi dalam Festival Indonesia. Tidak hanya itu, delegasi Sulut juga dijadwalkan mengikuti empat agenda khusus bersama komunitas Kawanua sedunia di Melbourne.

Melalui kolaborasi erat antara kekuatan seni MSUC, penetrasi produk lokal Dekranasda, serta dukungan penuh jaringan diaspora Kawanua, Pemprov Sulut optimistis dapat melahirkan peluang kemitraan baru. Sinergi ini diharapkan mampu mengerek daya saing produk lokal di pasar global sekaligus mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia. (*/ven)



Post Views: 2517

Iklan

×
Berita Terbaru Update