![]() |
| Rapat Koordinasi Pengembangan Kompetensi ASN Tahun 2026 sekaligus launching program ASN BAKU BEKING PANDE YSK-VICTORY, Senin (26/10). Foto: Istimewa |
SULUT, Komentar.co - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) secara resmi meluncurkan program ASN BAKU BEKING PANDE YSK-VICTORY (Your Skill & Knowledge – Your Key to Victory). Inovasi pembelajaran berbasis digital ini dihadirkan sebagai solusi strategis untuk memperluas akses pengembangan kompetensi bagi sekitar 18.000 aparatur sekaligus menyiasati keterbatasan anggaran pelatihan konvensional.
Program besutan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Daerah Provinsi Sulut ini diresmikan dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Kompetensi ASN Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor BPSDM Sulut, Senin (26/10/2026).
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh jajaran Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawsesi Utara dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) se-Sulawesi Utara untuk mengevaluasi program diklat 2026 dan merumuskan kebijakan tahun 2027.
Sekprov Sulut, Tahlis Gallang, SIP, MM, menegaskan bahwa langkah ini merupakan perwujudan komitmen daerah dalam meningkatkan profesionalisme ASN dan mutu pelayanan publik secara adaptif dan fleksibel.
“Melalui program BAKU BEKING PANDE YSK-VICTORY, Pemprov Sulut mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai solusi untuk memperluas kesempatan belajar bagi ASN, sekaligus menjawab tantangan keterbatasan anggaran pelatihan,” ujar Tahlis saat memberikan arahan pembukaan.
Sementara itu, Kepala BPSDM Sulut, Franky Tintingon, menjelaskan bahwa sistem ini memotong birokrasi pelatihan tatap muka yang mahal. Kini, para pegawai dapat memenuhi kewajiban minimal 20 jam pelajaran (JP) per tahun secara mandiri tanpa harus meninggalkan tempat kerja.
“Yang dibutuhkan cuma waktu, smartphone dan kuota,” ungkap Tintingon.
Pada tahap awal, platform ini menyediakan 18 materi digital variatif—mulai dari bacaan, video, hingga kuis evaluasi dengan total bobot mencapai 36 JP. Setiap ASN yang lulus berhak mendapatkan sertifikat yang terintegrasi langsung dengan sistem MyASN.
Terobosan digital ini sekaligus menjadi batu loncatan Pemprov Sulut menuju penerapan konsep Mapalus Corporate University dan Government Learning Network. Guna memperkuat payung hukumnya, BPSDM Sulut kini tengah menggodok regulasi berupa Peraturan Gubernur (Pergub) serta merencanakan pengembangan aplikasi khusus pada tahun 2027 mendatang untuk memetakan dan menutup kesenjangan (gap) kompetensi di setiap perangkat daerah.
Sebagai upaya penyelarasan visi dan misi Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, rangkaian rakor ini juga dibekali dengan penyuluhan antikorupsi yang menghadirkan Dr. Magdalena Wullur sebagai narasumber.
Penguatan integritas ini diharapkan mampu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas literasi digital para aparatur di Bumi Nyiur Melambai. (*/ven)
Post Views: 2552
