Notification

×

Iklan

Wakil Ketua DPRD Sulut Michaelah Paruntu Terima Kunker Komisi IV DPRD Sumsel

Wednesday, October 7, 2026 | 19:12 WIB Last Updated 2026-10-13T17:12:40Z
Tampak Wakil Ketua DPRD Sulut, Mechaela Paruntu saat menerima kunjungan kerja Komisi IV DPRD Sumatera Selatan. Foto: Istimewa


SULUT, Komentar.co -
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara, Michaela Elsiana Paruntu (MEP), menerima kunjungan kerja dari jajaran pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Gedung DPRD Sulut, Kairagi, Manado, Rabu (7/10/2026).

Kunjungan kerja (Kunker) ini dilakukan sebagai langkah studi komparasi antardaerah guna merumuskan strategi pembangunan infrastruktur di tengah tantangan keterbatasan fiskal akibat pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh Pemerintah Pusat.

Pertemuan lintas provinsi ini fokus membahas langkah taktis pemerintah daerah dalam menyusun skala prioritas pembangunan. Pengurangan alokasi TKD memaksa kedua lembaga legislatif tersebut memutar otak agar proyek infrastruktur strategis tetap berjalan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Melalui forum ini, DPRD Sulut dan DPRD Sumsel saling berbagi formula serta pengalaman empiris mengenai efisiensi penganggaran dan optimalisasi sumber daya domestik.

Sebagai komisi yang membidangi sektor pembangunan, Komisi IV DPRD Sumsel menilai Sulawesi Utara memiliki potret manajerial yang baik dalam menavigasi perencanaan program kerja saat kapasitas keuangan daerah menyusut.

Diskusi mendalam yang terbangun melahirkan beberapa opsi kebijakan, mulai dari penajaman prioritas proyek fisik mendesak, pemanfaatan skema pembiayaan alternatif, hingga sinkronisasi program pembangunan yang lebih ketat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kelamin kota.

Studi banding ini diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan dan penganggaran legislatif di masing-masing daerah. Hasil dari pertukaran informasi ini akan menjadi bahan acuan penting bagi kedua belah pihak dalam mengawal penyusunan kebijakan pembangunan infrastruktur yang adaptif, efektif, dan tepat sasaran meski dihadapkan pada situasi penyesuaian anggaran yang ketat. (*/ven)


Post Views: 2552

Iklan

×
Berita Terbaru Update