Notification

×

Iklan

Kemeriahan Karnaval Seni Budaya Warnai HUT ke-598 Minahasa

Wednesday, November 4, 2026 | 01:09 WIB Last Updated 2026-11-03T17:09:26Z
Karnaval Seni dan Budaya dalam rangka HUT ke-598 Kabupaten Minahasa, Selasa (3/11). Foto: Istimewa
 

MINAHASA, Komentar.co -
Suasana Tondano tampak berwarna dan penuh semangat saat Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar karnaval seni dan budaya, Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-598 Kabupaten Minahasa.

Karnaval secara resmi dilepas dari halaman situs sejarah Benteng Moraya, Tondano oleh Bupati Minahasa, Robby Dondokambey dan Wakil Bupati (Wabup) Vanda Sarundajang dan Ketua TP PKK, Martina Dondokambey Lengkong didampingi Sekretaris Daerah, Lynda Watania bersama Forkopimda.


Peserta karnval terdiri dari siswa tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, serta perwakilan organisasi masyarakat adat di Minahasa. Kemeriahan semakin terasa seiring keikutsertaan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Minahasa yang tampil dengan busana khas daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Moudy Pangerapan, memimpin barisan dengan mengenakan pakaian adat Kabasaran, sementara kepala OPD lainnya tampil serasi dengan busana putih-hitam dilengkapi ikat kepala berhias bulu Burung Manguni.

Bupati Robby Dondokambey menyampaikan bahwa karnaval ini bukan sekadar hiburan, melainkan wujud nyata kekayaan dan keindahan sekaligus identitas budaya Minahasa yang diwariskan para leluhur. Melalui tarian, musik, lagu daerah, dan berbagai kesenian yang ditampilkan, masyarakat diingatkan untuk terus menjaga, melestarikan, dan mengembangkan budaya sebagai jati diri bersama.

"Budaya harus terus kita jaga dan lestarikan sebagai identitas serta kebanggaan masyarakat Minahasa," ujar Bupati Robby.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa seni dan budaya memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pariwisata daerah sejalan dengan tema HUT ke-598 Minahasa: "Pariwisata Maju, Ekonomi Tumbuh, Masyarakat Sejahtera."

"Tema ini mengandung harapan agar pariwisata tidak hanya menjadi penanda identitas daerah, tetapi juga mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Kekayaan budaya Minahasa, tambahnya, perlu terus dikembangkan dan dipromosikan agar tidak sekadar menjadi warisan leluhur, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah. Bupati juga mengajak generasi muda untuk semakin mencintai dan melestarikan budaya sendiri.

"Jadikan budaya sebagai kebanggaan dan kekuatan untuk membangun Minahasa yang semakin maju dan sejahtera," ajaknya.

Apresiasi pun disampaikan kepada para seniman, budayawan, dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi menjaga dan mengembangkan seni budaya Minahasa. Pagelaran ini diharapkan menjadi momentum memperkuat rasa cinta masyarakat terhadap warisan budaya daerah. (Roni)


Post Views: 2631

Iklan

×
Berita Terbaru Update