![]() |
| Apel kerja perdana Bulan November 2026 dilingkup Pemkab Kepulauan Sangihe, Kamis (5/11). Foto: Istiemewa |
SANGIHE, Komentar.co - Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, memimpin apel kerja perdana Bulan November 22026 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe di Lapangan Gelora Santiago, Tahuna, Kamis (5/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Sangihe ini menekankan pentingnya reformasi tata kelola pemerintahan, peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), serta percepatan realisasi anggaran menjelang akhir tahun 2026.
Apel kerja yang dihadiri oleh seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN ini digelar sebagai momentum evaluasi sekaligus penyampaian arah kebijakan strategis daerah.
“Dengan semangat kerja bersama, koordinasi dan kolaborasi antar-OPD, berbagai hal yang masih menjadi kekurangan dapat kita perbaiki dan realisasikan secara bertahap,” kata Bupati Thungari.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada integritas, profesionalisme, dan semangat kerja bersama di lingkup pemerintahan.
Thungari juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi serta tenaga yang telah diberikan oleh para ASN dalam menjalankan roda pemerintahan. Namun, ia tidak menampik adanya sejumlah raport merah yang harus segera dibenahi oleh jajarannya dengan empat poin instruksi utama, yaitu; Pertama, Manajemen dan Kompetensi ASN: Pelayanan administrasi kepegawaian seperti kenaikan pangkat dan pengurusan pensiun wajib dilakukan secara transparan dan tepat waktu. Pimpinan OPD dilarang keras menghambat pegawai yang ingin meningkatkan kompetensi melalui jalur pendidikan maupun sertifikasi.
Kedua, Percepatan Anggaran APBD 2026: Mengingat tahun anggaran mendekati akhir, seluruh dinas hingga kecamatan diminta mempercepat eksekusi program pada APBD induk maupun APBD Perubahan dengan tetap menjaga kualitas volume dan spesifikasi hukum.
Ketia, Kualitas Pelayanan Publik dan Inovasi: Pelayanan kepada masyarakat harus cepat, mudah, dan responsif. Bupati juga menyoroti masalah lingkungan dan meminta kantor pemerintah serta ASN menjadi teladan dengan melunasi retribusi sampah.
Keempat, Soliditas dan Budaya Kerja: Pimpinan OPD diminta mengikis habis ego sektoral serta membangun kerja tim yang berorientasi pada hasil nyata.
Dalam kesempatan itu, Thungari juga membawa kabar baik mengenai penyelesaian hak pegawai. Ia mengumumkan bahwa pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN tahun 2024 telah resmi rampung 100 persen, setelah Dinas Pendidikan menyelesaikan seluruh proses administrasi sebagai OPD terakhir.
Selain persoalan internal birokrasi, Bupati Thungari turut memaparkan komitmen finansial daerah terkait pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Thungari menegaskan bahwa Pemkab Sangihe berkomitmen penuh untuk menuntaskan kewajiban pokok beserta bunga pinjaman tersebut secara bertahap. Target pelunasan dipatok selesai pada tahun 2029, atau paling lambat pada tahun 2030 mendatang.
Apresiasi juga mengalir kepada sejumlah pihak eksternal, mulai dari Pengadilan Negeri Tahuna atas dukungan pelayanan hukum, BPJS Ketenagakerjaan, hingga Kementerian Sosial RI atas penyaluran santunan kematian bagi keluarga pekerja. Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) atas bantuan program CSR berupa kendaraan operasional.
Di akhir prosesi apel, Pemkab Sangihe memberikan penghargaan khusus kepada Irina Britania Aurora Potoroli. Atlet karate asal Sangihe tersebut sukses mengharumkan nama daerah setelah menyabet medali perunggu kategori Under 21 Female 55 Kg pada ajang 13th Southeast Asian Karate Federation Championship di Vietnam, Juli lalu. Atas prestasi itu, Pemkab Sangihe mengganjarnya dengan bonus tunai serta menginstruksikan dinas terkait untuk memperkuat pembinaan bakat muda.
Orang nomor satu di Sangihe ini berharap seluruh instruksi yang disampaikannya tidak sekadar menjadi pesan seremonial, melainkan langsung diimplementasikan dalam tindakan nyata pelayanan sehari-hari kepada masyarakat Kepulauan Sangihe. (Yansa)
Post Views: 2644
