Sulut,- Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Yasonna Laoly didampingi Wakil Gubernur provinsi Sulawesi Utara, Sulut Drs Steven O E Kandouw melakukan kunjungan kerja (Kunker) sekaligus meresmikan Monumen Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri, di Pulau Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud, Kamis (11/04/2019).
Setibanya di Miangas, Menkumham beserta rombongan langsung melakukan pertemuan bersama masyarakat setempat.
"Merupakan satu kehormatan besar bagi saya bisa mengunjungi daerah paling utara Republik Indonesia, betapa besar dan kayanya Republik ini," tutur Menteri Yasonna.
Dirinya menyampaikan ucapan terima kasih untuk komitmen petugas TNI Polri penjaga perbatasan dan petugas imigrasi.
“Ini merupakan sumbangan terbesar bagi Negara,” ujarnya.
Setelah melakukan pertemuan dengan masyarakat, Menkumham meresmikan Monumen Presiden RI ke 5 Megawati Soekarno Putri di pulau Miangas.
Dirampungkannya Monumen Megawati ini merupakan penjabaran dari salah satu point Nawa Cita pembangunan bangsa yang terus digaungkan pemerintah pusat khususnya point ketiga yakni:
"membangun indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan."
Peresmian Monumen ini merupakan spesial treatment oleh pemerintah pusat yang memang dibutuhkan dalam membangun kawasan perbatasan, karena sangat disadari mengelola dan mengembangkan kawasan perbatasan tidak boleh hanya dilakukan melalui pendekatan keamanan, namun juga harus menggunakan pendekatan lingkungan dan pendekatan kesejahteraan.
Sejalan dengan itu, dari aspek dampak dan manfaat kehadiran monumen ini diharapkan mampu mempertegas bahwa Miangas adalah beranda atau garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menteri Yasonna juga memberi apresiasi yang tinggi kepada pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kepulauan Talaud yang telah berupaya melanjutkan pembangunan monumen yang telah dicanangkan oleh Presiden RI ke-5 ini.
“Kiranya melalui Monumen yang diresmikan saat ini, akan di rawat, sehingga menjadi sarana penunjang dalam aktivitas kehidupan bermasyarakat, serta dalam pemberian kontribusi terhadap pembangunan daerah,bangsa dan negara,” imbuh Yasonna.
Ditempat yang sama, Wagub Kandouw menyampaikan terima kasihnya kepada Menkumham RI yang telah mengunjungi langsung pulau Miangas, bisa melihat langsung kehidupan masyarakat di perbatasan NKRI. Pada kesempatan tersebut juga, sebelum kembali ke Manado Menkumham menyerahkan bantuan bagi pembangunan pulau Miangas. (*/ven)
Setibanya di Miangas, Menkumham beserta rombongan langsung melakukan pertemuan bersama masyarakat setempat.
"Merupakan satu kehormatan besar bagi saya bisa mengunjungi daerah paling utara Republik Indonesia, betapa besar dan kayanya Republik ini," tutur Menteri Yasonna.
Dirinya menyampaikan ucapan terima kasih untuk komitmen petugas TNI Polri penjaga perbatasan dan petugas imigrasi.
“Ini merupakan sumbangan terbesar bagi Negara,” ujarnya.
Setelah melakukan pertemuan dengan masyarakat, Menkumham meresmikan Monumen Presiden RI ke 5 Megawati Soekarno Putri di pulau Miangas.
Dirampungkannya Monumen Megawati ini merupakan penjabaran dari salah satu point Nawa Cita pembangunan bangsa yang terus digaungkan pemerintah pusat khususnya point ketiga yakni:
"membangun indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan."
Peresmian Monumen ini merupakan spesial treatment oleh pemerintah pusat yang memang dibutuhkan dalam membangun kawasan perbatasan, karena sangat disadari mengelola dan mengembangkan kawasan perbatasan tidak boleh hanya dilakukan melalui pendekatan keamanan, namun juga harus menggunakan pendekatan lingkungan dan pendekatan kesejahteraan.
Sejalan dengan itu, dari aspek dampak dan manfaat kehadiran monumen ini diharapkan mampu mempertegas bahwa Miangas adalah beranda atau garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menteri Yasonna juga memberi apresiasi yang tinggi kepada pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kepulauan Talaud yang telah berupaya melanjutkan pembangunan monumen yang telah dicanangkan oleh Presiden RI ke-5 ini.
“Kiranya melalui Monumen yang diresmikan saat ini, akan di rawat, sehingga menjadi sarana penunjang dalam aktivitas kehidupan bermasyarakat, serta dalam pemberian kontribusi terhadap pembangunan daerah,bangsa dan negara,” imbuh Yasonna.
Ditempat yang sama, Wagub Kandouw menyampaikan terima kasihnya kepada Menkumham RI yang telah mengunjungi langsung pulau Miangas, bisa melihat langsung kehidupan masyarakat di perbatasan NKRI. Pada kesempatan tersebut juga, sebelum kembali ke Manado Menkumham menyerahkan bantuan bagi pembangunan pulau Miangas. (*/ven)



