Sulut,- Komitmen Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Drs Steven O E Kandouw dalam membangun sektor pendidikan Sulut tak perlu diragukan lagi. Terbukti, Gubernur Olly meresmikan sejumlah bangunan DAK fisik, penugasan bidang SMK, DAK Reguler dan afirmasi bidang SMA T.A. 2018 di Sulut yang digelar di SMKN 8 Manado, Rabu (03/07/2019).
Bangunan tersebut diantaranya Ruang Praktek Siswa (RPS) teknik komputer dan jaringan SMK Paramita Bintauna di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, RPS perhotelan SMK Budi Mulia Adow di Kabupaten Bolaang Mongondow, RPS Teknika Kapal Penangkap Ikan SMK Baramuli Tamako di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan bangunan lainnya yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sulut.
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly menegaskan upayanya untuk terus memacu pembangunan sumber daya manusia di Sulut melalui optimalisasi penyelenggaraan pembangunan di sektor pendidikan.
Olly menuturkan bahwa komitmen tersebut dibuktikan lewat kerja nyata di lapangan, baik dalam sistem pengajaran, pengelolaan administrasi, kualitas pengajar hingga penyediaan sarana prasarana belajar mengajar yang telah diresmikan.
“Sarana dan prasarana ini dibangun supaya murid-murid dapat belajar dengan baik. Ini sesuai dengan visi misi Presiden Jokowi pada lima tahun ke depan yang fokus pada pembangunan di bidang sumber daya manusia,” kata Olly.
Disamping itu, Olly juga mengapresiasi rencana pemerintah pusat membuka penerimaan CPNS pada tahun ini sebagai upaya mengatasi kekurangan tenaga guru di Sulut.
“Tahun ini akan ada lagi penerimaan CPNS dengan kebutuhan tenaga guru dan lainnya. Hal ini sangat baik karena di Sulut juga masih ada sekolah yang kekurangan guru,” ungkap Olly.
Sebagai informasi, SMA dan SMK penerima DAK tahun anggaran 2018 dengan rincian sebagai berikut:
1. DAK Reguler SMA
Rehabilitasi Sedang/Berat Bangunan Sekolah, Pembangunan Ruang Kelas Guru, Pembangunan Laboratorium IPA.
2. DAK Afirmasi SMA
Pembangunan Asrama Siswa
Total DAK SMA Rp. 32.389.207.200,-
1. DAK Fisik Penugasan SMK
Pengadaan Alat Praktik Utama/Praktik Produksi, Pembangunan Ruang Praktik Siswa, Pembangunan Laboratorium, Pembangunan Ruang Kelas Baru, Pembangunan Rumah Dinas Guru di Sektor 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal), Total DAK SMK Rp. 42.414.765.750,-
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Sulut Grace Punuh menerangkan tujuan kegiatan ini dalam rangka pemenuhan sarana dan prasarana yang memadai dan berkualitas sesuai standar pendidikan nasional.
“Kegiatan ini untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam rangka penyediaan sarana dan prasarana pendidikan Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan yang memadai dan berkualitas sesuai dengan standar pendidikan nasional,” ujarnya. (*/ven)
Bangunan tersebut diantaranya Ruang Praktek Siswa (RPS) teknik komputer dan jaringan SMK Paramita Bintauna di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, RPS perhotelan SMK Budi Mulia Adow di Kabupaten Bolaang Mongondow, RPS Teknika Kapal Penangkap Ikan SMK Baramuli Tamako di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan bangunan lainnya yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sulut.
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly menegaskan upayanya untuk terus memacu pembangunan sumber daya manusia di Sulut melalui optimalisasi penyelenggaraan pembangunan di sektor pendidikan.
Olly menuturkan bahwa komitmen tersebut dibuktikan lewat kerja nyata di lapangan, baik dalam sistem pengajaran, pengelolaan administrasi, kualitas pengajar hingga penyediaan sarana prasarana belajar mengajar yang telah diresmikan.
“Sarana dan prasarana ini dibangun supaya murid-murid dapat belajar dengan baik. Ini sesuai dengan visi misi Presiden Jokowi pada lima tahun ke depan yang fokus pada pembangunan di bidang sumber daya manusia,” kata Olly.
Disamping itu, Olly juga mengapresiasi rencana pemerintah pusat membuka penerimaan CPNS pada tahun ini sebagai upaya mengatasi kekurangan tenaga guru di Sulut.
“Tahun ini akan ada lagi penerimaan CPNS dengan kebutuhan tenaga guru dan lainnya. Hal ini sangat baik karena di Sulut juga masih ada sekolah yang kekurangan guru,” ungkap Olly.
Sebagai informasi, SMA dan SMK penerima DAK tahun anggaran 2018 dengan rincian sebagai berikut:
1. DAK Reguler SMA
Rehabilitasi Sedang/Berat Bangunan Sekolah, Pembangunan Ruang Kelas Guru, Pembangunan Laboratorium IPA.
2. DAK Afirmasi SMA
Pembangunan Asrama Siswa
Total DAK SMA Rp. 32.389.207.200,-
1. DAK Fisik Penugasan SMK
Pengadaan Alat Praktik Utama/Praktik Produksi, Pembangunan Ruang Praktik Siswa, Pembangunan Laboratorium, Pembangunan Ruang Kelas Baru, Pembangunan Rumah Dinas Guru di Sektor 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal), Total DAK SMK Rp. 42.414.765.750,-
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Sulut Grace Punuh menerangkan tujuan kegiatan ini dalam rangka pemenuhan sarana dan prasarana yang memadai dan berkualitas sesuai standar pendidikan nasional.
“Kegiatan ini untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam rangka penyediaan sarana dan prasarana pendidikan Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan yang memadai dan berkualitas sesuai dengan standar pendidikan nasional,” ujarnya. (*/ven)



