Minahasa,- Seiring Kemajuan teknologi informasi berbasis digital para tenaga pendidik dituntut untuk semakin cepat dan akurat melakukan input data kegiatan disekolah dan dilaporkan ke Dinas Pendidikan.
Selain itu kinerja guru dan kepala sekolah juga dapat dimonitor dan diawasi melalui layanan berbasis aplikasi yang dengan transparan, efisien dalam melaksanakan tanggungjawab dimasing-masing sekolah.
"Perangkat teknologi akan membantu proses monitoring dan evaluasi sekolah dari kantor dinas," ungkap Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Minahasa Drs Riviva Maringka, Msi saat ditemui Komentar.co, Rabu (07/08/2019) diruang kerjanya.
Selain itu, lanjut dia, layanan berbasis online ini juga memudahan akses pelayanan administrasi yang ada pada Dinas Pendidikan secara cepat.
"Sebetulnya untuk menjemput data kesekolah bisa turun langsung tetapi dengan aplikasi ini maka pelayanan administrasi pendidik dan tenaga kependidikan lebih cepat, tepat dan mudah serta tidak memperlambat kebutuhan" jelasnya.
Ditambahkan Maringka, dengan jumlah guru dan kepala sekolah ditingkat SD/SMP yang cukup banyak dengan aplikasi online dapat meminimalisir potensi permasalahan pelayanan administrasi.
"Aplikasi inputnya sederhana saja bisa melalui whatsap atau aplikasi yang sementara diterapkan. Nanti semua akan disatukan dikomputer kantor, contohnya ada guru atau kepsek yang datang mengurus aplikasi dapat mendaftar online terlebih dahulu agar tidak bolak balik ketika yang ingin ditemui tidak ada," bebernya.
Meski begitu menurut Maringka aplikasi berbasis online ini masih dilakukan secara bertahap dengan proses penyesuaian dari sekolah yang mempunyai server terpisah.
Terpisah, Kepala SMPN 2 Langowan Diane Kembuan, Mpdk menyambut dan merespon baik program Dinas Pendidikan ini. Menurutnya ini menimbulkan dampak positif bagi kinerja baik guru pengawas maupun kepala sekolah.
"Ketika ada permintaan dari dinas atas laporan kinerja disekolah kami langsung memberikan data kegiatan disekolah, mulai dari apel pagi hinggah keluar sekolah," pungkas Kembuan. (baim)
Selain itu kinerja guru dan kepala sekolah juga dapat dimonitor dan diawasi melalui layanan berbasis aplikasi yang dengan transparan, efisien dalam melaksanakan tanggungjawab dimasing-masing sekolah.
"Perangkat teknologi akan membantu proses monitoring dan evaluasi sekolah dari kantor dinas," ungkap Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Minahasa Drs Riviva Maringka, Msi saat ditemui Komentar.co, Rabu (07/08/2019) diruang kerjanya.
Selain itu, lanjut dia, layanan berbasis online ini juga memudahan akses pelayanan administrasi yang ada pada Dinas Pendidikan secara cepat.
"Sebetulnya untuk menjemput data kesekolah bisa turun langsung tetapi dengan aplikasi ini maka pelayanan administrasi pendidik dan tenaga kependidikan lebih cepat, tepat dan mudah serta tidak memperlambat kebutuhan" jelasnya.
Ditambahkan Maringka, dengan jumlah guru dan kepala sekolah ditingkat SD/SMP yang cukup banyak dengan aplikasi online dapat meminimalisir potensi permasalahan pelayanan administrasi.
"Aplikasi inputnya sederhana saja bisa melalui whatsap atau aplikasi yang sementara diterapkan. Nanti semua akan disatukan dikomputer kantor, contohnya ada guru atau kepsek yang datang mengurus aplikasi dapat mendaftar online terlebih dahulu agar tidak bolak balik ketika yang ingin ditemui tidak ada," bebernya.
Meski begitu menurut Maringka aplikasi berbasis online ini masih dilakukan secara bertahap dengan proses penyesuaian dari sekolah yang mempunyai server terpisah.
Terpisah, Kepala SMPN 2 Langowan Diane Kembuan, Mpdk menyambut dan merespon baik program Dinas Pendidikan ini. Menurutnya ini menimbulkan dampak positif bagi kinerja baik guru pengawas maupun kepala sekolah.
"Ketika ada permintaan dari dinas atas laporan kinerja disekolah kami langsung memberikan data kegiatan disekolah, mulai dari apel pagi hinggah keluar sekolah," pungkas Kembuan. (baim)
