Minahasa,- Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui bagian Kesejatraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minahasa bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut melaksanakan penyuluhan tentang bahaya narkoba bagi generasi muda terlebih para siswa yang ada di Tingkat SMP, Rabu (14/08/2019) di Balai Pertemuan Umum (BPU) Tondano.
Kepala Bagian Kesra Setdakab Minahasa, Janny Fonny Kaunang, Spd, MPd menjelaskan bahwa maksud kegiatan penyuluhan ini adalah para remaja atau siswa perlu meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab yang tinggi, dimana Era ini para siswa perlu pengawasan terlebih khusus terpengaruh bahaya Narkoba.
"Para siswa ini diberikan pemaparan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan yang dimiliki, pemuda sebagai generasi penerus, harapan bangsa dan negara khususnya yang ada di Kabupaten Minahasa dan salah satu tujuan kegiatan ini adalah bersama-sama dalam memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Minahasa" Jelas Kaunang.
Untuk peserta dalam penyuluhan lanjut Kaunang yaitu siswa/siswi yang ada di SMP yang berjumlah kurang lebih 150 siswa, dan sebagai narasumber diundang Unsur Badan Narkotik Nasional Provinsi Sulut.
"Penyuluhan ini dapat menjadi sarana informasi bagi adik-adik siswa untuk lebih mengenal dan
menghindari penyalahgunaan narkoba." Tambah kaunang.
Sementara Kepala BNN Sulawesi Utara, Brigjen Drs Utomo H Cahyono, Msi ketika membawakan materi di hadapan para siswa peserta penyuluhan mengatakan untuk mengatasi bahaya narkoba itu sebenarnya sangat muda, tergantung niat dari diri kita sendiri.
Cahyono menambahkan ada baiknya kita tau olahraga bela diri seperti pencak silat atau olahraga lainnya sehingga tubuh kita ini lebih muda menolak akan yang namanya Narkoba.
"Kepada anak-anak muda untuk menjauhi Narkoba karena narkoba bisa menghacurkan masa depan adik-adik sekalian," pesannya.
Diketahui kegiatan ini dibuka oleh sekertaris daerah Jefry korengkeng, SH dan turut dihadiri para Staff Ahli dan para pejabat dilingkup Pemkab Minahasa serta Jajaran Diknas kabupaten Minahasa dan para Kepala Sekolah SMP di Tondano. (*/baim)
Kepala Bagian Kesra Setdakab Minahasa, Janny Fonny Kaunang, Spd, MPd menjelaskan bahwa maksud kegiatan penyuluhan ini adalah para remaja atau siswa perlu meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab yang tinggi, dimana Era ini para siswa perlu pengawasan terlebih khusus terpengaruh bahaya Narkoba.
"Para siswa ini diberikan pemaparan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan yang dimiliki, pemuda sebagai generasi penerus, harapan bangsa dan negara khususnya yang ada di Kabupaten Minahasa dan salah satu tujuan kegiatan ini adalah bersama-sama dalam memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Minahasa" Jelas Kaunang.
Untuk peserta dalam penyuluhan lanjut Kaunang yaitu siswa/siswi yang ada di SMP yang berjumlah kurang lebih 150 siswa, dan sebagai narasumber diundang Unsur Badan Narkotik Nasional Provinsi Sulut.
"Penyuluhan ini dapat menjadi sarana informasi bagi adik-adik siswa untuk lebih mengenal dan
menghindari penyalahgunaan narkoba." Tambah kaunang.
Sementara Kepala BNN Sulawesi Utara, Brigjen Drs Utomo H Cahyono, Msi ketika membawakan materi di hadapan para siswa peserta penyuluhan mengatakan untuk mengatasi bahaya narkoba itu sebenarnya sangat muda, tergantung niat dari diri kita sendiri.
Cahyono menambahkan ada baiknya kita tau olahraga bela diri seperti pencak silat atau olahraga lainnya sehingga tubuh kita ini lebih muda menolak akan yang namanya Narkoba.
"Kepada anak-anak muda untuk menjauhi Narkoba karena narkoba bisa menghacurkan masa depan adik-adik sekalian," pesannya.
Diketahui kegiatan ini dibuka oleh sekertaris daerah Jefry korengkeng, SH dan turut dihadiri para Staff Ahli dan para pejabat dilingkup Pemkab Minahasa serta Jajaran Diknas kabupaten Minahasa dan para Kepala Sekolah SMP di Tondano. (*/baim)
