Minahasa,- Bupati Minahasa, Dr Ir Royke Octavian Roring, MSi memimpin rapat dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan desa dan penanganan Covid-19, Senin (20/04/2020).
Rapat yang digelar melalui video teleconference (Vicon) ini diikuti oleh Forkopimda Minahasa, FKUB Mianahasa, Sekrertaris Daerah, Frits Muntu, S Sos, Asisten 1, Dr Denny Mangala, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, camat, hukum tua serta lurah se-Kabupaten Minahasa.
Di awal penyampaiannya, Bupati Royke Roring mengucapkan Selamat Paskah bagi umat Kristiani dan selamat memasuki bulan suci Ramadhan bagi umat muslim di Minahasa.
"Makna paskah ini menjadi pengharapan bagi kita masyarakat Kabupaten Minahasa agar bisa melewati pandemi Covid-19. Selamat memasuki bulan suci Ramadhan dan selamat menjalankan ibadah puasa, kiranya ibadah puasa yang dijalankan umat muslim di Minahasa boleh bermakna dan membawa berkat bagi Kabupaten Minahasa," kata Roring.
Top eksekutif Minahasa ini juga memberikan penghargaan dan menyampaikan rasa bangga kepada seluruh perangkat pemerintahan baik camat, hukum tua/lurah yang berada di garis depan, bekerja sama dengan polsek dan koramil, dan Forkopimda serta dukungan penuh dari pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Minahasa.
"Dengan semangat bersama kita jangan kalah dengan pandemi Corona ini, saat ini APBD Kabupaten sudah dua kali mengadakan pergeseran, revisi anggaran yang totalnya Rp 22 miliar lebih dan revisi anggaran yang selanjutnya akan berkisar Rp 29-30 miliar.
Saat ini Pemerintah Kabupaten Minahasa telah menyalurkan bantuan, semoga ini sudah tersalur sebagaimana yang diharapkan," ungakpnya.
"Kita bersyukur atas kebijakan bapak presiden lewat kementerian untuk mengalokasikan anggaran untuk social safety net. Kami berharap semuanya itu boleh di terima oleh tangan yang tepat, untuk itu dibutuhkan koordinasi dari kita semua untuk betul-betul mengkondisikan agar bantuan-bantuan baik dari Kementerian Sosial dan Kementerian Desa akan tersalur sebagaimana yang diharapkan, serta kita dari kabupaten akan berusaha melengkapi apabila masih ada warga yang tidak tercover oleh program dari kementrian," tambahnya.
Lanjut orang orang nomor satu di Minahasa ini, apresiasi kepada perangkat desa dan kelurahan yang sudah membatasi ruang gerak antar desa untuk menjaga keamanan dari warga desa dan kelurahan.
"Ini dapat terus dilakukan tapi jangan sampai berlebihan, bupati juga menekankan jarak sosial yang merupakan langkah yang paling efektif dalam mencega penyebaran virus corona," imbuhnya.
Lebih jauh, dirinya menginstruksikan di setiap desa membentuk tim independen di desa yang melibatkan semua elemen masyarakat, baik tokoh tokoh masyarakat, tokoh agama termasuk Pemuda Gereja dan Pemuda Mesjid.
"Terkait data-data harus diumumkan dulu di masyarakat desa, dan dikoreksi lewat musyawarah desa baru selanjutnya dibawa ke kantor bupati untuk di kirim ke kementerian agar tidak ada lagi protes dari masyarakat. Lurah dan Hukum tua untuk tidak menggelembungkan data terkait penerima bantuan," tegasnya. (Roni)
Rapat yang digelar melalui video teleconference (Vicon) ini diikuti oleh Forkopimda Minahasa, FKUB Mianahasa, Sekrertaris Daerah, Frits Muntu, S Sos, Asisten 1, Dr Denny Mangala, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, camat, hukum tua serta lurah se-Kabupaten Minahasa.
Di awal penyampaiannya, Bupati Royke Roring mengucapkan Selamat Paskah bagi umat Kristiani dan selamat memasuki bulan suci Ramadhan bagi umat muslim di Minahasa.
"Makna paskah ini menjadi pengharapan bagi kita masyarakat Kabupaten Minahasa agar bisa melewati pandemi Covid-19. Selamat memasuki bulan suci Ramadhan dan selamat menjalankan ibadah puasa, kiranya ibadah puasa yang dijalankan umat muslim di Minahasa boleh bermakna dan membawa berkat bagi Kabupaten Minahasa," kata Roring.
Top eksekutif Minahasa ini juga memberikan penghargaan dan menyampaikan rasa bangga kepada seluruh perangkat pemerintahan baik camat, hukum tua/lurah yang berada di garis depan, bekerja sama dengan polsek dan koramil, dan Forkopimda serta dukungan penuh dari pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Minahasa.
"Dengan semangat bersama kita jangan kalah dengan pandemi Corona ini, saat ini APBD Kabupaten sudah dua kali mengadakan pergeseran, revisi anggaran yang totalnya Rp 22 miliar lebih dan revisi anggaran yang selanjutnya akan berkisar Rp 29-30 miliar.
Saat ini Pemerintah Kabupaten Minahasa telah menyalurkan bantuan, semoga ini sudah tersalur sebagaimana yang diharapkan," ungakpnya.
"Kita bersyukur atas kebijakan bapak presiden lewat kementerian untuk mengalokasikan anggaran untuk social safety net. Kami berharap semuanya itu boleh di terima oleh tangan yang tepat, untuk itu dibutuhkan koordinasi dari kita semua untuk betul-betul mengkondisikan agar bantuan-bantuan baik dari Kementerian Sosial dan Kementerian Desa akan tersalur sebagaimana yang diharapkan, serta kita dari kabupaten akan berusaha melengkapi apabila masih ada warga yang tidak tercover oleh program dari kementrian," tambahnya.
Lanjut orang orang nomor satu di Minahasa ini, apresiasi kepada perangkat desa dan kelurahan yang sudah membatasi ruang gerak antar desa untuk menjaga keamanan dari warga desa dan kelurahan.
"Ini dapat terus dilakukan tapi jangan sampai berlebihan, bupati juga menekankan jarak sosial yang merupakan langkah yang paling efektif dalam mencega penyebaran virus corona," imbuhnya.
Lebih jauh, dirinya menginstruksikan di setiap desa membentuk tim independen di desa yang melibatkan semua elemen masyarakat, baik tokoh tokoh masyarakat, tokoh agama termasuk Pemuda Gereja dan Pemuda Mesjid.
"Terkait data-data harus diumumkan dulu di masyarakat desa, dan dikoreksi lewat musyawarah desa baru selanjutnya dibawa ke kantor bupati untuk di kirim ke kementerian agar tidak ada lagi protes dari masyarakat. Lurah dan Hukum tua untuk tidak menggelembungkan data terkait penerima bantuan," tegasnya. (Roni)
