Notification

×

Iklan

Keroyok Anggota Polres Minsel, Dua Pelaku Di Ringkus

Sunday, April 12, 2020 | 22:41 WIB Last Updated 2020-04-15T20:01:04Z
Minahasa  Selatan, - Nasib apes dialami oleh salah satu anggota Polres Minsel. Pasalnya, ditengah sibuk melakukan tugas menghadapi Covid 19, lelaki berpangkat Aipda itu justru dikeroyok oleh dua lelaki berinisial BCP alias Bill, dan lelaki FP alias Risal. Peristiwa pengeroyokan itu terjadi diperbatas desa Paslaten dan Paslaten Satu, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan, Minggu (12/04), sekitar Pukul 23.00 wita.

Sebagaimana penuturan dari Aipda FL yang keseharian bertugas di Polsek Motoling, Polres Minsel. Malam itu dirinya ditugaskan atau diperbantukan untuk melakukan penjagaan di wilayah Kecamatan Tatapaan, dalam pencegahan Covid 19.

Sebelumnya, korban bergerak dari Desa Wawona Kecamatan Tatapaan dan bergabung dengan anggota lainnya di Posko Penanggulangan dan Pencegahan Covid -19 bagian barat Desa Paslaten, dan bertemu dengan Aiptu Viddy Pratasis (Kanit I IK Res Minsel) dengan beberapa Petugas Linmas lainnya.

Beberapa menit tiba-tiba Aiptu Viddy mendapat Laporan melalui Via Telepon (HandPhone) dari salah satu masyarakat yakni bapak Angky Lamia, bahwa di Desa Paslaten tepatnya depan gereja GMIM perbatasan antara Desa Paslaten Satu dan Desa Paslaten terdapat sekumpulan anak-anak muda yang sedang berkumpul dan diduga sudah mengkonsumsi Minuman Keras dan membuat Keributan.

"Saat itu saya bermaksud untuk pulang ke rumah yang berada di Desa Tumpaan, namun Aiptu Viddy meminta kepada saya untuk mengecek akan keberadaan anak muda tersebut sesuai informasi warga. "ujarnya.

Dengan mengendarai sepeda motor Dinas Bhabinkamtibmas, korban tiba di lokasi kejadian dan mendapati sekumpulan anak-anak muda yang berada di jalan raya Desa Paslaten sedang berdiri dan duduk di tengah jalan, selanjutnya korban membunyikan klatson Motor namun tidak dihiraukan,  selanjutnya korban turun dari kendaraannya tersebut dan meminta kepada anak-anak muda tersebut agar segera membuabarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing, karena saat ini Pemerintah sedang gencar memerangi virus Corona diantaranya dengan cara tidak adanya kerumunan atau kumpul-kumpul.

Mendengar himbauan tersebut, ternyata tidak diterima oleh kedua pelaku. Bahkan salah satu pelaku yakni lelaki Bill mau mencari masalah dengan cara mengambil kunci motor Bhabinkamtibmas tersebut dan menyembunyikannya di saku celana namun dilihat oleh salah satu warga yang langsung memberitahukan kepada korban.

"Saat itu saya langsung memeriksa kantong celana dari pelaku BILL, dan menemukan kunci motor tersebut. Namun tanpa diduga, pelaku langsung menyerang saya dengan melayankan pukulan telak di bagian mata sebelah kiri sehingga saya jatuh kedalam selokan kemudian di keroyok oleh beberapa rekannya yang lain. "Ujar mantan Anggota Polsek Amurang itu.

Sialnya, saat korban mencoba untuk keluar dari selokan tersebut l, namun dari jarak Lima meter, muncul pelaku Risal yang berlari dan melayangkan tendangan kearah wajah bagian mata sebelah kiri korban. Merasa nyawanya sudah terancam, korban mengambil senjata api (Senpi) Revolver yang berada di dalam tas, kemudian mengeluarkan tembakan peringatan yang diarahkan ke atas sebanyak Satu kali, dan para pelaku tersebut langsung melarikan diri keberbagai arah.

"Mendapat informasi tersebut, Polisi langsung melakukan pengejaran, dan berhasil mengamankan kedua pelaku 
(Meyvo Rumengan)

×
Berita Terbaru Update