Notification

×

Iklan

Koloay Ingatkan, Bansos Ke Warga Jangan Dipolitisasi

Tuesday, April 14, 2020 | 13:45 WIB Last Updated 2020-04-14T20:40:51Z
Minahasa Selatan,- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Pemkab Minsel) sudah menjanjikan akan memberikan bantuan pada warga yang terdampak wabah Covid-19. 

Dari informasi yang diperoleh, saat ini sedang dilakukan pendataan. Diharapkan pendataan dan penyalurannya tidak terjadi diskiriminasi. Sehingga nantinya akan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan, terutama warga bekerja di sektor informal dan karyawan yang dirumahkan.

"Sudah tepat bila Pemkab Minsel memberikan bantuan kepada masyarakat berupa bahan makanan. Karena dengan adanya pembatasan dalam rangka memutus penyebaran virus, berdampak pada perekonomian warga. Kami harapkan pada pendataan nanti tidak terjadi diskriminasi dan politisisasi. Sebab memang sudah tugas dan anggarannya dari kas negara, bukannya pribadi," sebut anggota DPRD Minsel, Jaclyn Koloay.

Lanjut dia, bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan waktu himbauan tinggal di rumah. Menurutnya tanpa bantuan yang memadai, sulit untuk menjaga warga tetap berada di rumah. Apalagi bila belum diterapkan penjagaan yang tegas. Untuk itu diperlukan koordinasi dari pemerintah pusat hingga kabupaten.

"Bantuan yang sampai harusnya sesuai dengan kebutuhan. Patokannya yakni waktu pembatasan aktifitas atau himbauan untuk tetap tinggal di rumah. Memang dari segi jumlah cukup besar tapi efektif. Nah agar terpenuhi, harus terkoordinasi dari pusat sampai kabupaten sehingga volume yang sampai bisa sesuai. Kalau hanya ala kadarnya saja, tetap akan sulit 'memaksa warga tetap di rumah," sebut Koloay.

Dirinya juga menghimbau warga yang mampu memenuhi kebutuhan sendiri tidak lantah meminta bantuan kepada pemerintah. Kesadaran sangat diperlukan agar seluruh warga dapat mampu melewati wabah tanpa harus takut kelaparan. Apalagi dana pemerintah memiliki batasan.

"Kesadaran sangat diperlukan, jangan ada yang latah minta bantuan padahal mampu memenuhi kebutuhan sendiri. Kalau masih berkelebihan, bisa berbagi pada yang tidak mampu. Harus ada kesetiakawanan sosial, jangan justru lebih membebani pemerintah," tandasnya.

Kepada Bupati, Koloay juga meminta agar dapat terus menjaga ketersediaan bahan pangan. Jangan sampai terjadi kenaikan harga yang signifikan sehingga memukul daya beli masyarakat. Apalagi di tengah perlambatan ekonomi. Selain itu juga mengantisipasi bila terjadi panic buying.

"Saya belum mendapat informasi menyangkut ketersediaan bahan pangan di Minsel. Terutama bahan pokok seperti beras, gula dan minyak goreng serta lainnya. Ini perlu agar masyarakat dapat merasa aman, apalagi bila waktu 'isolasi' diperpanjang. Setidaknya aman sampai tiga bulan kedepan," pungkasnya. (Meyvo)



×
Berita Terbaru Update