Notification

×

Iklan

3 Aktivis Vokal Minut Serukan Pilkada Sehat Tanpa Permusuhan

Tuesday, October 27, 2020 | 13:22 WIB Last Updated 2020-10-28T12:06:31Z


Minut, Komentar.co - 
Kabupaten Minahasa Utara adalah salah satu dari sekian kabupaten/kota yang akan menggelar pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) ganda (pemilihan gubernur/wakil gubernur, dan pemilihan bupati/wakil bupati) yang tenyunya akan ramai dan panas.

Untuk mengantisipasi hal itu, Polres Minahasa Utara, Kodim 1310/Bitung dan segenap elemen terkait, telah jauh-jauh hari mengantisipasinya.

Disamping aparat hukum siaga penuh mengawal suksesi pemilikanda 9 Desember 2020 nanti, ternyata banyak juga pihak yang memberi diri menyatakan pemilukada damai. 

Menanggapi himbauan pilkada damai tersebut, ini kata William Simon Luntungan, mantan aktivis Gerakan Bela Rakyat Minahasa Utara (GEBRAK MINUT). "Hidup damai adalah hal paling indah dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Makanya seluruh warga Minut khususnya generasi muda, diharap jaga persatuan dan kesatuan walau calon yang dipilih itu berbeda," tuturnya.

Perbedaan pilihan, lanjut Luntungan, adalah hal biasa yang memjadi seni dalam pemilihan umum (pemilu). 

"Jangan rusak persahabatan hsnya karena pilkada. Kalu dapa temuan atau masalah dìlapangan, lapor ke pihak berwajib. Ada Bawaslu, Gakumdu dan pihK berkompeten lainnya. Jadi, jangan bertindak sendiri -sendiri, sebab usai pilkada, torang samua cari makan masing-masing," tutup Koordinator 8463-Jo Comunitty itu.

Sedangkan dilain pihak, Husein Tuahuns SH, pemerhati politik dan pemerintahan Minut mengatakan, pilkada adalah sirkulasi 5 tahun masyarakat. 

"Dan ajang pesta rakyat 5 tahunan ini masyarakat Minut sudah mulai sadar, yang mana mereka punya hak pilih demokrasi," beber Tuahuns.

Dikatakan Husein, dari 3 kandidat calon bupati - wakil bupati, ia yakin semuanya sangat baik. Namun tidak munhkin ke-3 nya harus menang.

"Kan cuma 1 yang dipilih sehingga mewakili yang terbaik dari yang sudah baik. Siapalpun bupati dan wakil yang terpìlih, mereka adalah torang samua pe bupati. Jangan giring politik ke politik praktis yang tidak sehat karena negara tidak mengatur itu. Agar pilkada damai dan bersahabat dan melek hukum, maka mari torang sama-sama bertanggungjawab dalam menjaga tali persaudaraan pada pemilukada Minut 9 Desember 2020 nanti. Untuk aktivis dan LSM lain, baiknya dirangkul dan di akomodir agar tidak menjadi organisasi liar. Kabupaten Minut Insya Allah akan aman salalu, kendati berada diantara 2 kota, karena aparat mampu tempatkan personil di titik-titik rawan pilkada," pungkas Husein. 

Adapun Koordinator Investigasi LAKP2N Rukminto Rakhman berharap politik uang atau politik perut untuk ďi awaai dengan ketat. Selain keduanya itu, masih ada suatu bentuk pemberian atau janji menyuap seseorang baik supaya orang itu tidak menjalankan haknya untuk memilih maupun supaya ia menjalankan haknya dengan cara tertentu pada saat pemilihan umum

"Pembelian bisa dilakukan menggunakan uang atau barang. Politik uang adalah sebuah bentuk pelanggaran kampanye.

Politik uang umumnya dilakukan simpatisan, kader atau bahkan pengurus partai politik menjelang hari H pemilihan umum. 

"Praktik politik uang dilakukan dengan cara pemberian berbentuk uang, sembako antara lain beras, minyak dan gula kepada masyarakat dengan tujuan untuk menarik simpati masyarakat agar mereka memberikan suaranya untuk partai yang bersangkutan. Ini harus dilawan dan dibasmi agar kedepan nanti figur yabg terpilih, memang benar-benar merupakan pasangan yang berkualitas," pungkasya. (Baker)



×
Berita Terbaru Update