Mandagi: "Masyarakat Minut sekarang butuh tindakan dan bukti, bukan retorika dan omongan kosong belaka"
Minahasa Utara, - Debat Calon Bupati - Wakil Bupati Minahasa Utara yang diselenggarakan KPU malam ini sudah masuk ke tahap akhir (tahap ke-3).
Pengamat ekonomi dan pemerintahan Minut Patrice Suwu menilai pasangan Joune J E Ganda SE - Kevin William Lotulung SH. MH (JG-KWL) sejak debat hari pertama, dan hari kedua jauh mengungguli kedua pesaingnya (SGR- NAP dan KISS-JO).e
"Sejak Debat, JG-KWL tampak sebagai pasangan paling tenang karena jam terbang berskala nasional, sehingga tidak ada beban dalam melontarkan pertanyaan, maupun memberi jawaban," tutur penggagas berdirinya Kabupaten Minahasa Utara itu.
Malam ini (hari terakhir) agenda debat calon, lanjut Patrice, tetap masih akan didominasi pasangan JG-KWL mengingàt wawasan pasangan calon buoati-wakil bupati kaum milenial ini, sudah jauh diatas paslon lainnya.
"Disamping menguasai materi debat, JG-KWL tidak dibebani oleh konsep dan bahasa-bahasa yang sudah disusun rapih supaya sedap di dengar, padahal kedua pasangan calon lawan bisa dikata, sudah malang melintang di pemilukada. Sementara JG-KWL yang turun langsung ke 10 kecamatan dan 125 desa ditambah 6 kelurahan, demi melihat sendiri apa yang rakyat butuhkan selama ini," tukas Patrice.
Ucapan Patrice Suwu tidak meleset. Pada debat ke-3 atau debat calon di hari terakhir, Selasa (24/11), pukul 20.00 wita, kembali JG-KWL mempertontonkan kepiawanain dan kecerdasannya saling lempar-jawab pertanyaan.
"Dalam mengolah kalimat, tutur kata bahasa nasional maupun perencanaan yang dilontarkan JG-KWL, semua program konkrit dan terukur. Dengan demikian kita yakin JG-KWL pasti menang pada 9 Desember 2020 nanti. Yang penting torang samua masyarakat Minut gunakan hak pilihnya," pungkas mantan Kepala wilayah salah satu Bank Swasta Nasional itu.
Optimisme Patrice Suwu juga diamini Johan Enne Mandagi salah satu politisi senior Minahasa Utara.
Jaman sudah berubah, di masa pandemi covid 19 ini masyarakat butuh pemimpin yang kuat, mampu dan punya banyak kemampuan yang dibuktikan seiring kata-kata yang diucapkan.
"Masyarakat Minut sekarang butuh tindakan dan bukti, bukan retorika dan omongan kosong belaka. Baik nomor urut 1 maupun 3, saya rasa masyarakat sudah dapat membandingkan intuisi dan orientasi mereka, mengingat mereka sudah pernah menjadi bupati, birokrat handal, maulun politisi aktif. Kali ini JG-KWL adalah pasangan calon yang tepat, karena dimasa pandemi ini mereka mampu mempersatukan 8 parpol, menerima puluhan ormas dan pemepuk agama berbeda namun tidak membeda-bedakan antara satu sama laiñ. JG-KWL pasti menang karena sudah dipercaya rakyat," pubgkas mantan Sekretaris PDIP DPC Minut itu. (Baker)

