Notification

×

Iklan

Usai Dilantik, Gubernur Sulut, Bupati-Wabup JG-KWL 'Pikul Salib'

Friday, February 26, 2021 | 12:50 WIB Last Updated 2021-02-27T04:52:30Z


Joune: "Sebab saat ini kami bukan hanya memulai dari nol tapi dari minus"

Minahasa Utara, - Sportif, jantan dan tangguh... ternyata inilah sifat asli pasangan Bupati Joune J E Ganda SE dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung SH, MH yang terungkap pada jumpa PERS usai keduanya dilantik Jumat (26/02/21) malam ini.

Kalau kebanyakan bupati-wakil bupati menerima jabatan dan warisan anggaran untuk dilanjutkan pada kepemimpinannya, sungguh ironi dengan kedua pasangan tangguh ini. 

JG-KWL harus cuci piring kotor yang ditinggalkan pemimpin Minut 5 tahun silam, berupa anggaran Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) terdapat Rp 65 miliar.

"Apa boleh buat, memang berat. Sebab saat ini kami bukan hanya memulai dari nol tapi dari minus harus kita hadapi terutama permasalahan yang kompleks ini. Ini harus diselesaikan dalam waktu cepat, biar tidak menjadi berlarut-larut," ujar Bupati JG tegar.


Langkah awal Pemerintahan JG-KWL adalah konsentrasi masalah dana Covid yang menjadi temuan BPK berdasarkan hasil Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) terdapat Rp 65 miliar yang terindikasi merugikan keuangan daerah.

“Khusus untuk TGR dana Covid harus dibereskan dalam waktu cepat. Saya dan pak Kevin akan minta bantuan Pemprov untuk bersinergi menyelesaikan masalah ini. Dan kalau tidak diselesaikan maka harus ada pihak yang bertanggung jawab,” tegas Joune Ganda.


Sementara Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung SH, MH mengklaim agar kepemimpinan mereka dapat bersinergi baik dengan para ASN Sehingga, harus dibenahi sebaik mungkin, agar apa yang direncanakan dan apa yang dicita-citakan untuk kemajuan Minut dapat diwujudkan.

“Sebagai orang muda, saya butuh bantuan masukan kepada kepala-kepala OPD (ASN) agar terjalin sinergitas yang baik. Namun demikian, sebagai kaum milenial, kami bekerja lebih fokus dan terarah,” sebut KWL.

Terpisah, Anggota DPRD Minut dari Partai Demokrat Stendy Stenly Rondonuwu (SSR) menilai permasalahan Rp 65 miliar yang terindikasi merugikan keuangan daerah yang ditinggal Pemerintahan lama akan menjadi tanggungan dari pasangan JG-KWL.

“Pak Joune dan Kevin bukan langsung menikmati sebuah hasil yang sudah diraih di Pilkada. Justru setelah dilantik banyak tugas tanggungjawab sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah yang harus dibenahi di Pemkab Minut.


Lanjut SSR, masalah aset harus dituntaskan, baik itu berupa tanah maupun aset bergerak lainnya. Sebab, banyak aset Pemkab yang tidak jelas selama pemerintahan sebelumnya. Kami dari fraksi demokrat di DPRD akan seriusi masalah ini.

"Selain permasalahan aset tersebut, tokoh pemuda minahasa utara, Wiliam Simon Luntungan juga angkat bicara soal masalah-masalah di Pemkab Minut," pungkas Rondonuwu. (Baker)

×
Berita Terbaru Update