Notification

×

Iklan

Gubernur Olly Didaulat jadi Pemateri Kuliah Umum Praja IPDN

Thursday, February 24, 2022 | 06:14 WIB Last Updated 2022-02-23T22:15:33Z
SULUT, Komentar.co - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menjadi pemateri dalam Kuliah Umum Stadium General Praja Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) melalui Dalam Jaringan (Daring), Rabu (23/2/2022).

Kegiatan yang mengangkat tema ‘Penguatan Ketahanan Nasional melalui Upaya Pemantapan Stabilitas Nasional dan Upaya Percepatan Pemulihan Ekonomi’ ini Gubernur Olly membeberkan strategi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) menghadapi pandemi Covid-19 agar ekonomi daerah tetap jalan dan masyarakat sehat.

Upaya yang dilakukan di antaranya selain memperketat protokol kesehatan, percepat vaksinasi dan menyiapkan fasilitas kesehatan dengan membangun rumah sakit di daerah ini.

“Karena jika masyarakatnya sehat, pasti ekonomi jalan,” ujar orang nomor satu di Sulut ini.

Lanjut Olly, fasilitas kesehatan di Sulut saat ini sudah siap menangani gelombang ketiga Covid-19, termasuk ketersediaan rumah untuk isolasi terpadu bagi masyarakat yang terpapar dan mempertegas protokol kesehatan di masyarakat dengan menerbitkan Perda Covid-19.

“Vaksinasi juga terus dikebut. Kami cukup ketat di pintu masuk Sulut dengan pemberlakuan rapid antigen kepada semua tamu, dan itu gratis ditanggung APBD,” tandas Gubernur Olly.

Top eksekutif Sulut ini mengakui usaha yang dilakukan membuahkan hasil. Buktinya, pertumbuhan ekonomi Sulut melampaui rata-rata ekonomi nasional.

Di sisi lain, dalam kegiatan yang diikuti ribuan Praja IPDN se-Indonesia baik langsung maupun dalam jaringan (daring) itu Olly sedikit menyampaikan terkait dengan visi misinya bersama dengan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, yakni menjadikan Sulut sejahtera dan maju. Lebih dari itu menjadikan hubport di Kawasan Asia Pasific.

Guna menunjang visi misi tersebut, Pemprov Sulut menjalankan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK). Selain itu, peningkatan kualitas manusia dijalankan, penguatan ekonomi yang bertumpu pada industri pertanian, perikanan, pariwisata dan jasa.

Demikian pula, pembangunan infrastruktur dengan dan perluasan konektifitas, pembangunan daerah berkelanjutan serta mewujudkan pemerintah yang baik dan bersih didukung sinergitas antar daerah tetap dilakukan, meskipun di kala pandemi melanda Bumi Nyiur Melambai hingga saat ini.

“Sulut mesti punya strategi agar dilirik pusat, apalagi waktu pandemi. Kita jauh dari Jakarta, tapi Puji Tuhan mendapat perhatian luar biasa,” ungkapnya.

Ia pun mengakui sejumlah sektor sangat terdampak pandemi Covid-19 di antaranya, perdagangan, transportasi dan makan minum.

Selanjutnya, Gubernur Olly dalam memacu program pertanian demi memperkuat ekonomi melalui gerakan ‘Marijo Bakobong’ yang didominasi petani milenial dengan menggarap secara serius tanah dan lahan kosong.

“Mereka bersemangat karena pemerintah memberikan asuransi andaikan gagal panen. Begitu juga di bidang peternakan,” ungkapnya.

Hasil pertanian tersebut, tidak hanya dipasarkan di Sulut, akan tetapi go international ke Singapura, Jepang dan beberapa negara lainnya. 

Hal itu juga dilakukan Gubernur Olly di sektor perikanan, di mana produk daerah ini dipasarkan keluar negeri.

“Kita bekerjasama dengan PT Garuda Indonesia dalam ekspor Manado-Narita dan sampai sekarang jumlahnya terus bertambah,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, Pemprov Sulut terus berinovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi melalui Pembangunan Digital Informasi Pedesaan.

Hal ini merupakan langkah praktis yang dilakukan pemerintah agar publik bisa mengakses program dan kegiatan pembangunan yang sedang berlangsung, termasuk Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (OD-SK) bisa memantau kinerja SKPD Pemprov Sulut.

Materi yang disampaikan Gubernur Olly mendapat apresiasi Rektor IPDN Hadi Prabowo. Malahan Hadi Prabowo menyampaikan terima kasih atas waktu membawakan materi di tengah kesibukan sebagai kepala daerah.

Hadi Prabowo pun memberikan pujian atas pertumbuhan ekonomi Sulut 2021 dengan capaian rata-rata 4,16 persen saat pandemi Covid-19.

“Ini suatu hal yang membanggakan disaat daerah lain terpuruk. Kami tunggu kedatangan pak Olly di IPDN,” ungkap Hadi Prabowo. (*/ven)





×
Berita Terbaru Update